,


KRI Irian Kapal Perang Terbesar Yang Pernah Dimiliki Indonesia ini Hilang Secara Misterius


kri-irian-2

Senjata utama dari KRI Irian adalah 4 buah turret/kubah, dimana setiap kubah berisi 3 meriam kaliber 6 inci/152 mm. Sehingga total ada 12 meriam kaliber 6 inci di geladaknya.

  • 10 tabung torpedo antikapal selam kaliber 533 mm
  • 12 buah meriam kapal B-38/L57 kaliber 152 mm (6 di depan, 6 di belakang)
  • 12 buah meriam Model 1934/L56 kaliber 100 mm, ditempatkan dalam 6 kubah SM-5-1 (2 meriam per 1 kubah)
  • 32 buah meriam multifungsi kaliber 37 mm
  • 4 buah triple gun Mk5-bis kaliber 20 mm (untuk keperluan antiserangan udara)

Perlengkapan radar dari KRI Irian adalah:

  • 1x radar penjejak udara Big Net atau Top Trough
  • 1x radar penjejak udara High Sieve atau Low Sieve
  • 1x radar penjejak udara Knife Rest
  • 1x radar penjejak udara Slim Net
  • 1x radar navigasi Don-2 atau Neptune
  • 2x radar pengatur penembakan senjata Sun Visor
  • 2x radar pengatur penembakan meriam kapal B-38, Top Bow
  • 8x radar pengatur penembakan senjata Egg Cup
  • 2x sistem jamming elektronik Watch Dog

ALRI yang belum pernah mempunyai armada sendiri sebelumnya kemudian belajar untuk mengoperasikan kapal-kapal canggih dan mahal ini dengan cara trial and error/coba-coba.

Kehadiran kapal ini memberikan efek psikologis bagi Kapal perang AL Belanda, terutama Kapal Induk Belanda, Kareel Doorman. Kehadiran KRI Irian juga membuat AL Belanda mengurangi kehadirannya di perairan Irian Barat.

KRI Irian Jaya Hilang.

Lanjut ke Halaman Berikutnya