,


Salah Tembak, Serangan Udara Filipina Malah Tewasakan Beberapa Pasukannya Sendiri

Militer Filipina via gardaindo.top

Militer.me – Serangan udara militer Filipina terhadap para militan Maute yang bertempur melawan para tentara di Filipina selatan, malah menewaskan 10 tentara. Tujuh tentara lainnya luka-luka dalam serangan yang salah sasaran tersebut.

“Sekelompok personel militer bersenjata kami terkena serangan udara kami sendiri. Sepuluh orang tewas,” kata Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana kepada para wartawan di Manila seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (1/6/2017).

Insiden tersebut terjadi di kota Marawi, Mindanao pada Rabu (31/5) waktu setempat. Disampaikan Lorenzana, dua pesawat Angkatan Udara SF-260 menjatuhkan bom-bom ke sebuah target militan Maute di jantung kota Marawi. Pesawat pertama menjatuhkan bom-bom ke target, namun serangan pesawat kedua meleset hingga menewaskan para tentara.

“Sangat menyedihkan menyerang pasukan kita sendiri,” tutur Lorenzana. “Pasti ada kesalahan di suatu tempat, bisa seseorang yang mengarahkan dari darat, atau si pilot,” imbuhnya.

Di kota Marawi, sejak Selasa (23/5) pekan lalu, pasukan militer Filipina tengah memerangi para militan Maute yang pro-kelompok ISIS. Militer Filipina telah membombardir dan menembakkan roket-roket ke para militan bersembunyi di kawasan-kawasan permukiman dan menyandera sejumlah orang.

Pemerintah lokal menyatakan, sekitar 2 ribu warga terjebak di wilayah-wilayah yang dikuasai militan Maute yang telah mengibarkan bendera-bendera ISIS di kota Marawi.

Presiden Rodrigo Duterte telah memberlakukan hukum darurat militer di seluruh wilayah Mindanao sebagai respons atas krisis di Marawi. Krisis Marawi disebut Duterte sebagai awal operasi besar ISIS untuk membentuk basis di Filipina.