,

AS Peringatkan Korut: 50 Kapal Perang dan Skuadron F-35 Siap Beraksi

jejaktapak.com

Militer.me  – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence memperingatkan Korea Utara (Korut) untuk tidak meremehkan kekuatan militer Washington. Dia mengklaim, lebih dari 50 kapal perang termasuk kapal selam nuklir serta skuadron jet tempur F-18 dan F-35 telah ditempatkan di kawasan dekat Korut.

Menurut Pence aset-aset tempur AS itu siap beraksi jika diperlukan. Peringatan itu disampaikan saat dia mengunjungi pasukan Washington di Pangkalan Udara Yokata, Jepang, Kamis.

Wakil Donald Trump itu dijadwalkan menghadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan, Jumat (9/2/2018).

Dalam pidatonya, Pence menyoroti penempatan aset-aset tempur Pentagon yang telah disiagakan di kawasan dekat Korut. ”Siap pada saat pemberitahuan untuk terbang dan bertempur demi kebebasan,” katanya.

Saat Pence pidato di Jepang, pemimpin Korut Kim Jong-un menggelar parade militer besar-besaran dan membanggakan negaranya sebagai kekuatan militer kelas dunia. Empat rudal balistik antarbenua (ICBM) raksasa, tank, artileri dan 13.000 tentara dipamerkan di Kim Il-sung Square, Pyongyang.

Empat ICBM raksasa yang dipamerkan adalah ICBM Hwasong, rudal yang diklaim mampu menghantam daratan Amerika Serikat (AS). Sebuah band yang membentuk kata “Victory” dalam bahasa Korea juga ditampilkan dalam parade.

Sekitar 50.000 penonton menyaksikan peristiwa yang dimulai sekitar pukul 10.30 waktu setempat tersebut.

Pada parade militer, kembang api meledak ketika Kim Jong-un muncul di sebuah mimbar untuk menonton parade. Dia didampingi istrinya; Ri Sol-ju, dan kepala seremonial Kim Yong-nam. Sosok Kim Yong-nam inilah yang akan memimpin delegasi Pyongyang ke Olimpiade di Korsel pada hari Jumat (9/2/2018).

Kim yang menyaksikan belasan ribu tentara Korea Utara, tersenyum lebar dengan mantel hitam panjang.

“Kami telah mampu menampilkan diri kami sebagai kekuatan militer kelas dunia ke seluruh dunia,” kata Kim Jong-un dalam pidatonya, seperti dikutip Yonhap.

“Militer harus tetap waspada tinggi untuk memastikan bahwa pasukan invasi tidak dapat melanggar kedaulatan Korea Utara, bahkan sebesar 0,001mm sekali pun,” lanjut pidato Kim Jong-un.

”Panjang umur!,” teriak tentara yang berkumpul menyambut pidato Kim. Beberapa bahkan menangis saat melihat pemimpin muda itu tampil di mimbar.

 

Pemerintah Korea Utara mengatakan, tidak ada perundingan dengan AS selama Olimpiade berlangsung di Korea Selatan.

Dr Zheng Wang, Direktur Center for Peace and Conflict Studies di Seton Hall University di New Jersey, menilai Kim Jong-un sedang berhati-hati sehingga tidak dipandang terlalu agresif.

Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myung Gyun mengatakan, tidak pantas untuk menghubungkan parade militer Korut dengan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang.

Sumber: Sindo