,

Gak Perlu Ke Luar Negri! PT PAL Kini Sudah Mampu Lakukan Pemeliharaan Kapal Selam

PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. via republika.co.id

Militer Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengapresiasi PT PAL Indonesia (Persero), yang tidak saja mampu mebuat kapal selam, tapi juga mampu melakukan pemeliharaannya. Menurutnya, kemampuan pemeliharaan tersebut adalah bagian terpenting dalam industri kapal di Indonesia, mengingat biasanya pemeliharaan harus dilakukan di luar negeri.

“Dengan kemampuan PT PAL meningkatkan kemampuan pemeliharaan kapal, maka sebagian pemeliharaan bisa dilakukan di PT PAL. Artinya ini menjadi pemasukan bagi PT PAL sekaligus mengurangi devisa yang keluar untuk kita menitipkan pemeliharaan kapal di luar negeri,” kata Bambang saat melakukan kunjungan ke PT PAL, Kamis (25/1).

Bambang menjelaskan, sebelumnya ketika ingin melakukan pemeliharaan kapal selam harus dilakukan di luar negeri. Biaya yang dihabiskan pun tidak sedikit. Seperti cintoh, salah satu kapal selam yang dilimiki Indonesia, yang usianya sudah sekitar 20 tahun, pemeliharaannya bisa menghabiskan 40 juta dolar Amerika Serikat.

“Itu pun maintenance yang sifanya hanya maintenance standar, atau lima tahunan. Itu sekali maintenance bisa 40 juta dolar AS. Jadi daripada kita keluarin 40 juta dolar AS ke luar negeri, mending kita mengalihkan ke PT PAP yang juga biayanya tidak sampai 40 juta doalr AS,” ujar Bambang.

Bambang pun berharap,ke depan PT PAL tidak hanya melakukan pemeliharaan kapal-kapal selam milik Indonesia. Tapi juga mampu melakukan pemeliharaan kapal selam sejenis yang dimiliki negara-negara Asean.

“Sekarang misalkan ada di Asean saja dulu. Buat mereka itu memudahkan karena dekat, dan buat Indonesia itu menjadi penerimaan termasuk untuk PT PAL,” kata Bambang.

Bambang juga mengapresiasi PT PAL yang perkembangan untuk membuat kapal selamnya sudah sangat baik. Sehingga dia berharap Indonesia kedepannya bisa meningkatkan kapasitas dalam pembuatan kapal selam dan tidak hanya bergantung untuk sepenuhnya membeli kapal selam dari negara lain.

“Saat ini makin banyak juga minat dari luar negeri untuk membeli produk kapal di PT PAL dan kami melihat kemampuan mendelivery baik dari segi kualitas dan waktu itu bisa dipenuhi. Artinya kita punya optimisme bahwa PT PAL nanti akan bisa menjadi backbone untuk industri pertahanan di Indonesia,” ujar Bambang.

sumber: Republika