,

Blokade Gaza Berlanjut, Hamas Ancam Gunakan Kekuatan Militer

Pasukan Israel menghalau para demonstran Palestina menggunakan gas air mata selama protes, yang diselenggarakan untuk menandai peringatan 70 tahun Nakba. Foto: Anadolu

Salah seorang pemimpin Hamas di Jalur Gaza berjanji untuk menggunakan kekuatan militer terhadap Israel jika blokade di daerah kantong itu berlanjut.

Yahya al-Senwar menekankan bahwa aksi the March of Return sekali lagi telah menampatkan Palestina pada agenda dunia. The March of Return adalah aksi damai warga Palestina yang telah berlangsung sejak 30 Maret di perbatasan dengan Israel.

“Kami baru-baru ini mengirim pesan yang jelas (ke Israel) bahwa kami tidak akan ragu untuk menggunakan kekuatan militer jika blokade (sejak 2007) terhadap Gaza berlanjut,” tegasnya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (17/5/2018).

Ia berjanji Hamas dan faksi-faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza berusaha untuk menjaga aksi tetap berjalan damai, dan jika keadaan membutuhkan opsi militer, itu akan terjadi nanti.

“Keadaan strategis seputar masalah Palestina sangat rumit, terutama dengan pemerintah AS, yang sepenuhnya mengadopsi posisi Zionis, dan berurusan dengan perlawanan rakyat kita sebagai terorisme,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa aksi the March of Return juga telah mencapai banyak tujuan, terutama menempatkan kasus embargo Gaza untuk diskusi di badan-badan dan negara-negara internasional.

Sindonews