,

Terlihat Gagah! Ternyata Begini Spesifikasi Dari Pesawat C-130J Super Hercules yang Dipesan TNI AU

RAAF C-130J-30 at Point Cook, 2006 (wikipedia)

Militer.me – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu setuju penambahan pesawat angkut Hercules untuk TNI AU, seperti dilansir dari Kompas.com.

Namun, ia memberikan catatan agar pengadaan alutsista TNI itu juga memperhatikan kesediaan anggaran.

“Enggak usah banyak-banyak juga, yang penting ada,” ujar Ryamizard di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Selang beberapa bulan setelah pernyataan tersebut, dilansir dari laman tni-au.mil.id, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama dengan Athan dan Udara RI Marsekal Pertama TNI A Joko Takarianto, melihat langsung pembuatan pesawat C-130 J dan menjajal Simulator Super Hercules ini pada kunjungannya ke Lockheed Martin Atlanta, Amerika, Senin (26/4/2018).

Kunjungannya tersebut disambut oleh Vice President and General Manager of Air Mobility and Maritime Missions George Shulz.

Pada kesempatan tersebut, Kasau memaparkan bahwa sesuai rencana setrategis pembangunan TNI AU Tahun 2015-2019, TNI AU akan melanjutkan pengadaan pesawat angkut untuk kebutuhan operasi.

Dan menurutnya C-130 J ini sangat cocok dengan kondisi Indonesia dan sesuai pula dengan kebutuhan TNI AU.

Oleh karena itu, untuk menambah keyakinan bahwa TNI AU sangat tertarik menggunakan alutsista dari Amerika itu, Kasau yang didampingi Asrena Kasau, Dankoharmatau, dan Kadisaeroau melihat langsung pembuatan pesawat C-130 J tersebut ke pabriknya Lockheed Martin Atlanta.

Pesawat C-130J “Super” Hercules yang memiliki beban angkutnya 42,000 lb (19,050 kg) dan jarak jangkau 2,835 nmi (3,262 mi, 5,250 km) ini merupakan upgrade komprehensif terbaik dari Lockheed C-130 Hercules.

Dilengkapi dengan mesin baru, dek penerbangan, dan sistem lainnya.

Lima pesawat C130 J ini akan mengisi kekuatan alutsita TNI AU dalam waktu dekat utk mendukung operasi udara.

Panjang: 112 ft 9 in / 34,37 m

Tinggi: 38 ft 10 in / 11,83 m

Lebar sayap: 132 ft 7 in / 40,38 m

Sumber Daya: Four Rolls-Royce AE 2100D3; 4,691 pshp turboprop engines; GE-Dowty Aerospace R391; 6-blade propellers, all composite

Berat take-off Maksimal (2.5g): 164.000 lb / 74.389 kg

Payload (2,5 g): 41.333 lb / 18.748 kg

Berat Kosong Operasi: 87.667 lb / 39,765 kg

Berat Tanpa Bahan Bakar ( Zero Fuel Weight): 129.000 lb / 58,513 kg

Landing Distance/Jarak pendaratan (135.000 lbs): 3,100 ft

Jangkauan/Range (muatan 40.000 lb, 2.25g): 2.450 nm (4537.4 Km)

Kecepatan jelajah maksimal: 355 KTAS (660 km / jam)

Kapasitas:
128 passengers or
92 airborne troops or
8 pallets or
97 litter patients with 5 medical personnel (97 litters for C-130J-30)
2–3 Humvees, or 1 LAV III (with turret removed) or an M113 armored personnel carrier tribunnews