,

Takut Nuklir Korea Utara Masuk Ke Wilayahnya! Jepang Beli Radar Rp 28 Triliun dari AS

Ilustrasi radar. wikimedia.org

Militer – Jepang akan membeli sistem radar berteknologi tinggi senilai US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun buatan Amerika Serikat pada awal pekan depan demi melindungi negaranya dari ancaman senjata nuklir Korea Utara dan Cina.

“Jepang ingin menerapkan sistem radar yang berbasis Aegis Ashore pada 2023. Aegis akan menjadi sebuah pembelian besar dan itu akan menjadi hadiah yang baik untuk Presiden Trump,” kata sumber pejabat tinggi di pemerintah Jepang yang tidak mau dipublikasi identitasnya, Jumat, 29 Juni 2018.

Dilansir dari jaringan TV Iran, PressTV, beberapa pejabat pemerintah Jepang mempertanyakan perlunya pembelian radar ini untuk meningkatkan sistem pertahanan Jepang terhadap nuklir Korea Utara dan ancaman rudal negara itu. Proposal pembelian radar ini disetujui pada tahun lalu.

Penolakan sejumlah pejabat tinggi Jepang ini, terkait pertemuan tingkat tinggi Presiden Trump dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, pada 12 Juni di Singapura. Dalam pertemuan itu, Pyongyang menyatakan akan berusaha melakukan denuklirisasi di Semenanjung Korea. Sebaliknya, Trump telah memutuskan menghentikan latihan militer berskala besar dengan Korea Selatan.

Meskipun telah dicapai kesepakatan seperti itu, Angkatan Bersenjata Jepang tetap melihat Korea Utara sebagai ancaman terdekat dan mereka juga melihat perkembangan kekuatan militer Cina sebagai ancaman jangka panjang.

Senjata yang dimiliki Angkatan Darat Cina dan korps artileri Cina, dinilai mampu mencapai wilayah Jepang. Dengan begitu, peningkatan sistem pertahanan ini dinilai akan membuat Jepang memiliki peralatan keamanan tercanggih.

Pejabat tinggi pertahanan Jepang seperti dikutip Reuters, memperkirakan biaya dua sistem radar Aegish Ashore seharga sekitar Rp 28 triliun. Walaupun peningkatan alat itu cukup menambah biaya, Trump ingin mengekspor lebih banyak perangkat militer Amerika.

Dalam kunjungannya ke Tokyo pada November tahun lalu, ia menyambut baik pengadaan pesawat siluman F-35 dan mendesak Jepang membeli lebih banyak senjata, radar dan barang-barang militer lainnya dari Amerika Serikat.

sumber: Tempo