,

Kepala Militer Israel Klaim Ingin Kerjasama dengan Arab Saudi untuk Melawan Iran

Pasukan Israel

Militer – Kepala militer Israel memberikan sebuah wawancara yang belum pernah ia lakukan sebelumnya kepada sebuah surat kabar Arab Saudi. Dalam wawancara tersebut, ia menggarisbawahi cara kedua negara dapat bersatu untuk melawan pengaruh Iran.

Jenderal Gadi Eisenkot menggambarkan Iran sebagai “ancaman terbesar ” dan mengatakan bahwa Israel akan siap untuk berbagi intelijen dengan negara-negara Arab “moderat” seperti Arab Saudi untuk berurusan dengan Teheran.

Dalam wawancara tersebut, Eisonkot sangat mencolok menyampaikan pesannya yang sangat umum dan konfrontasional. Ia ingin agar Israel dan Arab Saudi melakukan tindakan gabungan terhadap Iran.

Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik namun kedua negara tersebut hampir mendekati kesepakatan akhir. Bahkan pada 2016, seorang jenderal pensiunan Arab Saudi yang memimpin sebuah delegasi mengunjungi Israel dan berusaha untuk mendorong hubungan Arab Saudi dan Israel agar lebih baik.

Sebagaimana dilansir dari Guardian, Jumat (17/11/2017), Eisenkot mengatakan bahwa Arab Saudi dan Israel seiya sekata bahwa Israel sangat dihormati oleh negara-negara moderat. Ketika ditanya tentang pembagian intelijen Israel dengan Arab Saudi, dia bersikeras bahwa pihaknya siap berbagi informasi jika perlu. Ada banyak kepentingan bersama antara Arab Saudi dan Israel.

Wawancara tersebut juga sebagai permintaan persetujuan politik Israel di tingkat tertinggi, mengingat kurangnya hubungan diplomatik dengan Arab Saudi. Hal tersebut penting untuk memamerkan hubungan yang lebih hangat dengan Arab Saudi di mata dunia.

“Ada kesempatan untuk membentuk koalisi internasional baru di kawasan ini (Timur Tengah) dengan Presiden Trump. Kita perlu melakukan rencana strategis besar dan menyeluruh untuk menghentikan ancaman Iran,” tukas Eisenkot.