,

Australia Kirimkan Kapal Perang Dengan Rudal Lengkap Ke Laut China Timur

Australia kirim kapal perang dengan rudal terpandu ke Laut China Timur untuk misi mengakkan sanksi terhadap Korea Utara. Foto/The Australian

Militer – Australia mengirim sebuah kapal perang dengan rudal terpandu ke Laut China Timur. Kapal frigat tersebut akan bergabung dengan pesawat pengintai yang membantu menegakkan sanksi terhadap Korea Utara (Korut).

Misi militer Canberra selama ini adalah mendeteksi setiap kapal ilegal yang memasok barang ke Pyongyang selama rezim pemerintah Kim Jong-un terkena sanksi internasional. Kepala Operasi Pasukan Pertahanan Australia, Marsekal Mel Hupfeld, mengatakan misi mendeteksi kapal ilegal yang mengirim barang ke Korut seperti “mencari jarum di tumpukan jerami”.

Dia mengatakan sejauh ini aset pertahanan Australia telah melihat “sejumlah kecil” insiden yang mungkin dipertanyakan, tetapi analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengonfirmasi sifat dari kegiatan tersebut.

Hupfeld mengatakan bahwa kapal perang akan didukung oleh dua pesawat pengintai Orion AP-3C Australia yang sudah berbasis di Jepang.

“Terlepas dari berkurangnya ketegangan di Semenanjung Korea, Pyongyang melanjutkan program senjata nuklir dan rudal balistiknya yang menyimpang dari resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Hupfeld dalam briefing di Canberra, Jumat (12/10/2018), seperti dikutip AP.

Hupfeld mengatakan Australia akan bekerja sama dengan Jepang, Amerika Serikat, Kanada dan Korea Selatan untuk memberlakukan sanksi terhadap Korut.

Dia mengakui bahwa mendeteksi pengiriman barang antar-kapal, dari banyak transaksi, di Laut China Timur merupakan pekerjaan sulit.

Sumber: Sindonews