,

Angkatan Udaranya Masih Lemah, Filipina Niat Mau Beli Gripen Biar Tambah Garang!

Gripen pxhere.com/id/photo/616837

Militer – Pemerintah Filipina menyebut jet tempur Saab Gripen dari Swedia sebagai kandidat terbaik untuk dibeli guna menambah kekuatan tempur angkatan udaranya.

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana sebagaimana dikutip kantor berita PNA dan juga diberitakan Flightglobal mengatakan hal itu belum lama ini.

Ditegaskan Lorenzana, Gripen merupakan opsi terbaik dari sisi harga dan kapabilitas. Hal ini didapatkan melalui hasil kajian terhadap jet tempur bermesin tunggal Volvo RM12 dan bersayap delta yang dilengkapi canard tersebut.

Tidak disebutkan, berapa jumlah yang dibutuhkan Manila dalam pertimbangannya untuk meminang Gripen.

Sebelumnya pada 2014, Filipina telah membeli 12 FA-50 dari Korea Selatan senilai 420 juta dolar AS. Seluruh jet latih versi mini F-16 itu telah tuntas dikirimkan pihak pabrikan Korea Aerospace Industries kepada Filipina.

Pembelian jet tempur FA-50 dari Korea, merupakan yang pertama dilaksanakan lagi oleh Manila setelah memensiunkan armada F-5A/B tahun 2004 silam.

Di dalam negeri, Angkatan Udara Filipina (PAF) sejauh ini lebih membutuhkan pesawat kontra separatis (COIN) konvensional untuk menghadapi kelompok-kelompok gerilyawan bersenjata.

Namun, dengan terjadinya eskalasi konflik Laut China Selatan, negeri lumbung padi itu kemudian merasa perlu untuk menambah kekuatan tempur udara guna menghalau musuh yang datang melalui media udara.

Tidak hanya Swedia yang melihat peluang Manila akan menambah pesawat tempur. Amerika Serikat telah lama mengendus hal ini dan kemudian menawarkan F-16 Viper. Sayang, dibandingkan dengan Gripen, pihak Kemhan Filipina berpendapat F-16 terlalu mahal dari sisi harga dan biaya perawatan.

Bila saja Manila akhirnya membeli Gripen, maka Filipina akan menjadi operator Gripen kedua di kawasan ASEAN setelah Thailand yang telah mengoperasikan selusin Gripen C/D.

Sama seperti AU Thailand (RTAF), PAF kemungkinan besar akan memilih Gripen C/D seperti saran Saab dalam promo gencarnya selama beberapa bulan terakhir yang kemudian digongkan lagi di ajang pameran pertahanan Filipina beberapa waktu lalu. (Roni Sontani)

Sumber : http://www.angkasareview.com/