,

Biar Tambah Garang dan Bikin Pesawat AS Takut, Rusia Pesan Seribu Rudal SAM Jarak Jauh 40N6 Untuk S 400

Cavusoglu menyatakan, keputusan Ankara membeli S-400 Rusia adalah karena AS dan negara anggota NATO lainnya menolak menjual persenjataan canggih ke Turki. Foto/Istimewa

Militer – Angkatan Bersenjata Rusia telah mencanangkan pemesanan seribu unit rudal darat ke udara (surface-to-air missile/SAM) jarak jauh 40N6 guna melengkapi sistem pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf.

Sejumlah rudal 40N6 (versi ekspor berkode 40N6E) saat ini telah mengisi inventori Angkatan Bersenjata Rusia dan jumlahnya akan terus ditambah hingga seribu unit sampai tahun 2027.

Untuk sistem hanudnya sendiri, Militer Rusia berencana membangun 56 Batalion S-400 yang akan dioperasikan di bawah kendali Angkatan Kedirgantaraan Rusia (Russian Aerospace Force).

Russian Aerospace Force (VKS) merupakan angkatan baru yang dibentuk Kementerian Pertahanan Rusia tahun 2015 sebagai penggabungan dari Russian Air Force (VVS) dan Russian Aerospace Defence Forces (VKO).

Juli lalu, sumber dari industri pertahanan Rusia sebagaimana dikutip kantor berita TASS menyatakan, rudal 40N6 telah sukses menjalani seluruh rangkaian uji coba sehingga dapat digunakan di jajaran dinas militer.

Merujuk pada data resmi yang dikeluarkan, rudal 40N6 mampu menghancurkan sasaran bergerak di udara hingga jarak 380 km dan secara spesifik mampu menghancurkan rudal balistik hingga jarak 15 km dengan ketinggian maksimum 35 km.

Kecepatan rata-rata laju rudal 40N6 berada di kisaran 1.190 m/detik. Sistem kepala penjejaknya dapat mengantarkan rudal ini menuju sasaran berupa pesawat pada jarak yang sudah tidak dapat dijangkau lagi oleh radar daratan. Artinya, ketika komunikasi gelombang radio dari radar darat sudah terputus dengan sistem komunikasi rudal, rudal ini tetap dapat menuju sasarannya dengan sistem penjejak mandiri.

Secara umum, jangkauan rudal baru 40N6 melebihi kemampuan rudal-rudal sebelumnya yang digunakan pada S-400, yaitu rudal 9M96, 48N6, dan 48N6DM. Ketiga rudal ini hanya mampu menggasak sasaran hingga jarak maksimum 250 km saja.

Pihak Rusia juga mengklaim, dibandingkan dengan rudal MIM-104F pada sistem hanud Patriot PAC-3 buatan Amerika Serikat, kapabilitas rudal-rudal sistem hanud S-400 lebih tinggi. Disebutkan, rudal MIM-104F pada Patriot PAC-3 hanya mampu menggasak sasaran pada kisaran jarak 80-100 km saja. (Roni Sontani)

Sumber : http://www.angkasareview.com/