,

TNI-Polri Gelar Operasi Buru KKB di Lanny Jaya, Warga Diungsikan

Ilustrasi kesiapan TNI-Polri dalam operasi memburu KKB di Lanny Jaya. (Foto: Istimewa)

Militer – Petugas gabungan TNI-Polri melakukan operasi pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Hal itu menyusul serangkaian penembakan dari kelompok separatis terhadap aparat dan warga sipil.

Selama berlangsungnya operasi, pemerintah mengimbau agar masyarakat di Distrik Balingga untuk keluar dari kampung dan mengungsi ke Distrik Brua. Pemerintah setempat juga telah menyediakan logistik bagi warga warga selama dalam pengungsian tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lanny Jaya Christian Sohilait mengatakan, pemda telah menyiapkan 24 ton beras untuk kebutuhan pengungsi Distrik Balingga, pasca-operasi TNI/Polri. Mereka saat ini menetap sementara ke Distrik Brua.

“Kami sudah minta masyarakat yang mengungsi untuk datang mengambil beras, namun mereka menyatakan masih ada beras,” katanya, Jumat (16/11/2018).

Pengungsian terjadi sebab TNI-Polri sedang melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan penembakan terhadap aparat dan masyarakat sipil. “Mereka pindah ke Distrik Brua sampai aparat (TNI/Polri) keluar (selesai operasi), warga akan kembali ke kampung mereka,” ujarnya.

Militer.me TV:

Dia mengharapkan warga di luar Lanny Jaya tidak menyebar berita bohong soal pengungsi Balingga yang kelaparan dan tidak aman. “Suasana di Lanny Jaya aman, damai, jadi jangan buat provokasi yang mengatakan bahwa orang kelaparan dan lain-lain. Tidak ada kelaparan,” ucapnya.

Pemerintah mengharapkan TNI/Polri segera menangkap pimpinan KKB bersama pengikutnya agar situasi penembakan masyarakat sipil oleh kelompok itu tidak terjadi lagi. “Kami tidak tahu kapan aparat masuk lagi untuk melakukan operasi. Tetapi kami sudah imbau masyarakat agar mereka keluar dari kampung (pergi ke kampung lain) jika sedang ada operasi,” tuturnya.

Diketahui, sejak awal November KKB melakukan penembakan terhadap warga sipil, khususnya para tukang ojek. Seorang di antaranya tewas seusai mengantar penumpangnya di kampung Popome, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Sumber: inews