in

KKB Papua Tunjukkan Wajah Ekianus Kogeya, Berpangkat Brigjen

Militer – Dalam video yang dirilis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Panglima Kodap III Ndugama, Egianus Kogeya, memberikan pernyataan sikap, ingin merdeka, menolak pembangunan dan seruan boikot presiden.

Namun ada hal yang menggelikan bagi warganet. Di video yang dikirim akun TPNPB pada Jumat (14/12/2018) itu, tertulis nama “Brigjend Ekianus Kogeya”.

Beberapa warganet tertawa. Salah satunya akun Edo Sembiring.

“Brigjen darimananya?? Dulu waktu jaman penjajahan, pejuang Indonesia tidak semudah itu mendapatkan pangkat perwira. Lucu lucu,” tulis Edo sambil menambahkan emoticon ketawa.

“Tekor kuota net gua woy….lihat vidio Brigjen tahu ngomong apa nungguin suaranya jenuh doang… balikin kuota gua wouyyy…,” ungkap akun Arya Dika Fahrurozi.

“Brigadir dari planet mana itu hahaaa…sikap tegak sebagai prajurit aja gak bisa, malah klemar klemer letoy kayak kurang makan. Udah ngomongnya blepotan, masih kalah sama anak pramuka,” ujar akun Clowor N Clow.

“Pangkat brigjen, ngomongnya aja masih dieja macam anak PAUD, makanya kalau maen jangan di hutan terus, sekali kali maen ke Mall,” tulis akun Hardi Guebanget.

“Wkwkskk…… brigjend kok ngomong nya kayak anak yang baru belajar bicara. Mau merdeka dengan modal kebodohan dan kebegoan. Kalian harap sadar dirilah..kalian itu cuma dimanfaatin orang-orang asing. Pekok,” tambah Andi Rifky Alfarizy.

“Baru bertemu granat langsung teriak-teriak ke PBB. Kau takut kah? Setelah kau bantai mereka yang sedang membangun rumahmu,” timpal akun Yoppi Andreas.

“Bilang merdeka tapi berbicara saja tidak tahu. Sudah bisa dilihat orang seperti Lukas Enembe. Masih buta hurufkah pace? Bukan sosok pemimpin bangsa dan tidak gampang mengatur negara. Kalau mau berbicara masalah ras, Indonesia adalah terdiri dari berbagai ras dan suku. Sejak jaman penjajahan, para pejuang sudah bersusah payah merebut kemerdekaan. Kita sekarang sudah menikmati hasilnya. Yang menjajah kalian adalah kebodohan, jadi kalau mau merdeka dan mensejahtrakan rakyat Papua, harus sekolah lebih tinggi, bukan masuk hutan membantai pekerja. Kalian itu sudah salah dan menjadi musuh negara,” tambah akun Anthon.

SUmber: riausky.com