in

Datang Bertahap Tahun Depan, 6 Pesawat Amfibi ini Akan Perkuat TNI AU

Militer – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memastikan membeli enam pesawat amfibi (amphibious aircraft). Pesawat akan digunakan untuk misi pengintaian, pencarian dan pertolongan (SAR), serta pemadaman kebakaran.

“Kita membeli pesawat amphibious sebanyak enam pesawat. Pesawat ini bisa mendarat di laut, sungai, dan danau,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Dikatakan Yuyu, pesawat ini selain akan digunakan untuk kepentingan operasi militer seperti pengintaian dan SAR, juga untuk pemadam kebakaran. Diharapkan, pesawat ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan kebakaran hutan yang sering terjadi di Indonesia.

“Kita membeli pesawat yang bisa mengambil air dalam 12 detik sebanyak 6,2 ton kira-kira,” jelasnya kepada wartawan di Mabesau, Cilangkap.

Ditegaskan KSAU, pengadaan untuk pesawat ini dipercepat.

“Mudah-mudahan paling lambat tahun depan sudah ada secara bertahap,” tandas orang nomor satu di TNI AU ini tanpa menyebut nama pesawat tersebut.

Merujuk pada kata kunci yang disebut KSAU bahwa pesawat amfibi ini mampu mengambil air (water scooping) sebanyak 6,2 ton dalam 12 detik, besar kemungkinan pesawat dimaksud adalah CL-415 yang dipasarkan oleh Viking Air Ltd, Kanada.

Sumber internet menerangkan, Canadair CL-415 “SuperScooper” yang kemudian berubah menjadi Bombardier 415 diproduksi oleh kedua perusahaan tersebut pada kurun 1993-2015. Bombardier Aerospace sendiri kini telah diakuisisi oleh Viking Air Ltd.

Sumber: AngkasaReview