in

Militer AS Kirim Dua Kapal ke Selat Taiwan, China Tak Bereaksi

Kapal perang Amerika Serikat, USS Chancellorsville, yang mendekati Kepulauan Paracel, Laut China Selatan, November 2018 lalu. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist Seaman Codie L. Soule

 Militer Amerika Serikat (AS) telah mengirim dua kapal Angkatan Laut ke Selat Taiwan. Langkah terbaru Washington itu berpotensi membuat China marah, terlebih kedua negara saat ini sedang terlibat perang dagang.

Kedua kapal militer AS transit pada hari Rabu. Dua kapal tersebut adalah kapal perang tipe perusak, USS Preble, dan kapal tanker minyak Walter S. Diehl.

Taiwan adalah salah satu dari semakin banyak titik nyala dalam hubungan AS-China. Kehadiran dua kapal Amerika itu dilihat oleh Taiwan sebagai tanda dukungan dari pemerintahan Donald Trump di tengah meningkatnya pertikaian antara Taipei dan Beijing.

“Transit kapal-kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata juru bicara Armada Ketujuh Angkatan Laut AS, Clay Doss, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Kamis (23/5/2019).

Doss mengatakan semua interaksi aman dan profesional.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kedua kapal AS telah berlayar ke utara melalui Selat Taiwan. Angkatan bersenjata Taiwan memantau transit dan tidak ada kejadian yang luar biasa.

China tak bereaksi atas manuver dua kapal militer AS. Pemerintah maupun militernya belum berkomentar.Beijing biasanya memprotes keras kehadiran kapal militer Washington di perairan Taiwan. Beijing sampai saat menganggap Taiwan sebagai provinsi China yang membangkang dan perlu ditudukkan, termasuk dengan kekuatan militer jika perlu.
Kapal perang AS rutin berlayar melalui Selat Taiwan setidaknya sebulan sekali sejak awal tahun ini. Amerika Serikat memulai kembali misi seperti itu secara rutin sejak Juli lalu.

Amerika Serikat tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan, tetapi terikat oleh undang-undangnya sendiri yang mengamanatkan Washington untuk membantu menyediakan pulau itu dengan sarana untuk mempertahankan diri dan menjadi sumber utama senjata.

Pentagon menyatakan Washington telah menjual persenjataanya kepada Taipei lebih dari USD15 miliar sejak 2010.

Sumber: .sindonews.com/

Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...