in

Latihan Armada Jaya 2019 Digelar, 18 KRI dan 8.493 Prajurit TNI AL Dilibatkan

Foto: detik.com/Deny Prastyo Utomo

Wakil Kepala Staff Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito secara resmi membuka latihan Armada Jaya ke-37 tahun 2019. Rangkaian latihan Armada Jaya ke-37 2019 diselenggarakan mulai 17 Juni-17 Juli 2019.

Latihan Armada Jaya 2019 ke-37 tersebut mengusung tema ‘Kogab TNI Melaksanakan Kampanye Militer di Mandala Operasi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI’. Latihan diawali dengan rangkaian latihan puncak Armada Jaya 2019 yang diawali dengan pemaparan tactical floor game (TFG) di posko geladi latihan Armada Jaya di Puslatlekdaksel Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya.

Latihan itu digelar pada 17 Juni hingga 25 Juni. Kemudian dilanjutkan latihan manuver lapangan (manlap) pada 9-17 Juli di perairan laut Jawa. 

“Pada dasarnya ini adalah latihan puncak sistem persenjataan. Kalau sekarang diawali dengan TFG (Tactical Floor Game), baru ada manuver lapangan (manlap),” kata Wuspo Lukito usai membuka dimulainya latihan Armada Jaya 2019 di Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Senin (17/6/2019).

Setelah melakukan TFG di Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, puncak latihan Armada Jaya akan dilanjutkan manuver lapangan (manlap) pada 9 Juli hingga 17 Juli 2019 yang akan dilakukan di perairan laut Jawa, perairan laut Kangean,Pulau Sapudi, dan perairan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. 

“Tahun ini latihan Armada Jaya melibatkan 8.493 personel dengan rincian 1.959 personel pada tahap geladi posko. Sedangkan untuk latihan manuver lapangan lebih banyak dibandingkan tahun lalu yakni 6.534 personel,” kata Wuspo Lukito. 

Personel yang akan mengikuti manuver lapangan (Manlap) nantinya akan terbagi dalam komando tugas (Kogas), diantaranya Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Pendaratan Asministrasi (Kogastrimin), Komando Tugas Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai), dan pasukan pendaratan. 

“Nantinya akan diikuti oleh 18 KRI yang akan diberangkatkan ke sana. Di antaranya kapal selam, kapal cepat rudal, kapal perusak rudal, angkut tank, buru ranjau kapal tanker, kapal bantu tunda dan kapal bantu rumah sakit kami juga libatakan,” jelas Wuspo Lukito.

Selain 18 KRI yang dilibatkan dalam latihan Armada Jaya 2019 ini, kata Wuspo, dilibatkan juga 9 pesawat udara dan alusista Marinir mulai dari tank, roket multilaras tipe Grad 70 dan persenjataan Howitzer. 

Wuspo Lukito menambahkan dengan diadakannya latihan Armada Jaya ini diharapkan bisa meningkatan profesionalme prajurit TNI angkatan laut mulai dari hukum, cyber dan kesiapan operasional serta keterpanduan komponen Sistem Senjata Terpadu (SSAT).

“Harapan kami ada peningkatan profesionalme prajurit angkatan laut, dalam hal merealisasikan doktrin-doktrin latihan operasi yang kita miliki. Tentunya pada saat kami laksanakan ada sesuatu perubahan-perubahan. Maka perubahan doktrin itu akan dirubah sesuai dengan perkembangan jaman,” tandas Wuspo Lukito.

Sumber: detik.com

Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...