in

Idealnya TNI AL Punya Sedikitnya 12 Armada Kapal Selam

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut Indonesia masih kekurangan kapal selam sebagai alat pertahanan negara.

Menurut dia, idealnya dengan luas perairan yang ada, Indonesia memerlukan 12 unit armada kapal selam, sebagaimana dilansir dari laman Kompas (11/ 04/ 2019).

“Kalau cuma 3 kapal selam kurang, idealnya 12 kapal selam,” kata Ryamizard, usai peluncuran Kapal Selam KRI Alugoro-405, Kamis (11/4/2019) di Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL (Persero) Surabaya.

Dia optimis, 12 pengadaan kapal selam itu akan terwujud dalam waktu 5 sampai 6 tahun kedepan. “5 sampai 6 tahun kedepan pasti terpenuhi target itu,” jelasnya.

Meski hanya memiliki 3 kapal selam, mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu memastikan.

Jika pertahanan Indonesia adalah yang terkuat di Asean. “Kalau di Asean yang terkuat, kalau di dunia masuk salah satu negara kuat,” jelasnya.

Menhan meluncurkan kapal selam KRI Alugoro-405.

Kapal selam ini disebut buatan anak bangsa bekerjasama dengan perusahaan produsen kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co Ltd (DSME), melalui skema transfer teknologi.

KRI Alugoro-405 adalah kapal selam ketiga yang dimiliki TNI Angkatan Laut Indonesia.

Dua kapal sebelumnya juga dipesan dari DSME Korea Selatan yakni KRI Nagapasa-403 pada 2017, dan KRI Ardadedali-404 pada 2018.

“Kapal selam ketiga ini lebih canggih untuk peperangan dasar laut,” jelasnya.

Nama Alugoro diambil dari nama senjata milik Prabu Baladewa dalam cerita wayang. Senjata Alugoro, adalah senjata jenis Gada pemberian Batara Brama, guru Senjata Alugoro, yang dipercaya memiliki kekuatan penghancur yang dahsyat. [Lancer]

Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...