in

BUSET DAH!! Tidak Tahan Gaya Latihan, Marinir AS Kepayahan Saat Latihan Bersama TNI

Satu per satu tim diberangkatkan masuk ke dalam rimba, namun panitia telah menyiapkan rintangngan serta jebakan ranjau yang dipasang sedemikian rupa sebagai tantangan, hingga sesekali terdengar nada ranjau yang meledak dari balik rerimbunan rimba. Ledakan itu bikin para prajurit kalang kabut, tetapi mereka tetaplah sama-sama berkoordinasi dalam satu komando dengan komandan regunya.

Sebelum melakukan perang didalam hutan, beberapa prajurit Marinir Amerika itu dibekali sebagian pengetahuan serta wawasan terkait langkah bertahan hidup didalam rimba. “Mereka juga kami ajari bagaimana cara makan tumbuh-tumbuhan di rimba, hadapi hewan salah satunya ular serta beberapa type binatang buas, ” kata Kepala Tim (Katim) Survival Kapten Marinir M Machfud.

Pelatih yang lain, Pelda Marinir Mujiono mempraktikkan bagaimana cara yang benar dalam menjinakkan ular. Beberapa prajurit Marinir Amerika ada juga yang coba makan beberapa type tumbuhan liar. Dengan bekal logistik yang terbatas, seseorang tentara memanglah dituntut bertahan hidup. Setiap gelombang Latihan Survival itu memakan saat empat hari empat malam.

“Mereka hadapi tantangan berat, walau mereka membawa perlengkapan tempur seperti senapan laras panjang M. 16 A4, GPMG, senjata canggih yang lain yang dilengkapi dengan infra merah, peralatan komunikasi yang cukup canggih, serta alat digital panduan posisi di bumi (Global Positioning Sistem/GPS), ” tuturnya.

Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...