in

KKB Papua Pamerkan Senjata yang Dirampas dari TNI

TPN PB Organisasi Papua Merdeka memperlihatkan senjata yang Dirampas dari TNI dalam kontak senjata pada 7 Maret 2019 di Kampung Windi Distrik Derakma, Kabupaten Nduga Papua. ( Foto: Suara Pembaruan/Robert Isidorus )

Militer –  Komandan Operasi Markas Pusat Komnas TPNPB Mayjen Lekagak Telenggen secara resmi mengeluarkan pernyataan terkait peristiwa kontak senjata pada 7 Maret 2019 di Kampung Windi Distrik Derakma, Kabupaten Nduga Papua.

Juru Bicara TPNPB Organisasi Papua Merdeka Seby Sambom kepada Beritasatu.com, Rabu (13/3) pagi mengatakan pihaknya siap bertanggungJawab atas peristiwa perebutan 4 pujuk senjata dan menewaskan 5 anggota Militer Indonesia di Distrik Derakma tersebut.

Bahkan, TPNPB Organisasi Papua Merdeka tidak gentar dengan kabar rencana pengerahan personel TNI dan polisi ke Kabupaten Nduga.

Dalam kesempatan tersebut, TPNPB juga memperlihatkan foto-foto senjata yang dirampas dari TNI dan Polri.

“Empat pucuk senjata milik militer Indonesia yang telah dirampas oleh militer TPNPB silakan lihat foto yang kami lampirkan dalam ini. Demikian Pernyataan Komandan Operasi Markas Pusat Komnas TPNPB Mayjen Lekagak Telenggen, dan pernyataan ini adalah sah berdasarkan hukum militer KOMNAS TPNPB,” ujar Sebby Sambo.

Berikut pernyataan Komandan Operasi Markas Pusat KOMNAS TPNPB Mayjen Lekagak Telenggen: 

1. Bahwa, saya selaku Komadan Operasi umum di 31 KODAP TPNPB Seluruh wilayah teritori Tanah Papua sudah menerima Laporan resmi dari Panglima KODAP III Ndugama Bridgen Ekianus Kogeya dan Komandan Operasi KODAP III Ndugama Pemne Kogeya telah merebut 4 pucuk senjata milik anggota militer Indonesia dan menewaskan 5 anggota Tentara Nasional Indonesia di Distrik Derakma Kab Nduga, Papua

2. Dengan demikian, maka saya selaku Komandan Operasi Markas Pusat Komnas TPNPB siap bertanggungJawab atas peristiwa perebutan 4 pujuk senjata dan menewaskan 5 anggota Militer Indonesia di Distrik Derakma tersebut.

3. Dan juga saya dengar Presiden Indonesia Jokowi Mengirim 7.000 Personil Militer dan Polisi Indonesia Ke Ndugama, untuk pengejaran 4 pucuk senjatat itu. Oleh karena itu kami sampaikan kepada Indonesia bahwa kami tidak takut, dan kami TPNPB siap menjemput kedatangan 7.000 Personil Militer dan Polisi Indonesia itu

4. Kami juga dengar bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah tanda tangan untuk militer Indonesia perang melawan TPNPB, dan hal itu kami sudah ketahui dan kami siap menjemput kedatangan tamu.

Sumber: https://www.beritasatu.com/nasional/542631/organisasi-papua-merdeka-pamerkan-senjata-yang-dirampas-dari-tni
Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...