in ,

Di Laut Jepang, Rusia Uji Coba Rudal Terbaru Pembunuh Kapal Perang

Rudal antikapal Moskit diuji coba di Laut Jepang.[Russia's Defense Ministry/RT.com]

Armada Pasifik Rusia sukses menguji coba dua rudal antikapal perang Mosquito atau Moskit di Laut Jepang.

Rudal Moskit memiliki kemampuan menghancurkan target permukaan, menurut laporan Russia Today, 15 Juli 2019.

Proyektil diluncurkan secara simultan dari kapal perusak dan kapal rudal, yang mampu menempuh jarak 60 kilometer.

Dua pesawat tempur interseptor MiG-31 dan pesawat radar A-50 juga ikut serta dalam latihan tersebut. Setelah A-50 melacak peluncuran, jet-jet itu mengawal si nyamuk pembunuh kapal, ketika siap menembakkan rudal jika perintah diberikan.

Moskit (Nyamuk) adalah rudal jelajah ketinggian rendah supersonik Rusia, yang dirancang untuk menghancurkan kapal permukaan dengan bobot hingga 20.000 ton.

Ini satu-satunya rudal supersonik di dunia, yang mampu mencapai Mach 2,8 atau sekitar 3.400 km/jam, saat meluncur di ketinggian sangat rendah.

Menurut Missile Defense Advocacy Alliance, P-270 Moskit atau SS-N-22 Sunburn awalnya dirancang untuk rudal yang diluncurkan oleh kapal, namun telah diadaptasi beberapa kali untuk diluncurkan dari darat (truk modifikasi), bawah air (kapal selam), dan udara (Sukhoi Su-33). Rudal dapat mencapai kecepatan lebih dari Mach 3 di ketinggian tinggi dan Mach 2,2 di ketinggian rendah.

Rudal dengan bobot empat ton melebarkan sayapnya setelah diluncurkan, naik, dan kemudian turun hingga 20 meter di atas permukaan dan dengan cepat mendekati target. Rudal menghantam target pada ketinggian hanya tujuh meter, dengan hulu ledak rudal seberat 400 kilogram. [Tempo]

Berita dunia Militer di Instagram Follow Kami di @militerdotme
Loading...