in ,

Jagar Perbatasan, 14 MLRS Astros II MK6 Ditempatkan di Natuna

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) 1/ Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah meresmikan penempatan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) berupa 14 unit Astros II MK 6 yang diperkuatkan di Baterai Armed Batalyon Komposit 1/Gardapati, Teluk Buton, Natuna, Senin (18/11).
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) 1/ Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah meresmikan penempatan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) berupa 14 unit Astros II MK 6 yang diperkuatkan di Baterai Armed Batalyon Komposit 1/Gardapati, Teluk Buton, Natuna, Senin (18/11).

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/ Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhillah, meresmikan penempatan alat utama sistem pertahanan (alutsista) jenis Astros II MK 6 sebanyak 14 unit di Baterai Armed Batalyon Komposit 1/Gardapati, Teluk Buton, Ranai, Natuna, Senin (18/11/2019).

Pangdam menuturkan, kemajuan pengetahuan dan teknologi yang dinamis dan sulit diprediksi, telah menggeser paradigma global maupun nasional yang berimplikasi ancaman setiap bangsa.

Menurutnya, kompleksitas ancaman bagi bangsa Indonesia dapat mengancam keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta keberlangsungan kehidupan generasi muda negeri di masa depan.

“Menghadapi eskalasi ancaman dan perkembangan lingkungan strategis, Batalyon Komposit 1/Gardapati Natuna telah menerima alutsista Astros II MK 6 sebanyak 14 unit,” katanya.

Fadhillah menyebutkan, Indonesia negara maritim sekaligus negara tropis agraris, memiliki kekayaan yang berlimpah, menimbulkan paradoks dalam hal keunggulan kompetitif sekaligus tantangan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Dijelaskannya, Astros II MK 6 ini merupakan alusista baru yang masuk ke 3 satuan TNI AD, salah satunya Yon Komposit 1/ Gardapati Natuna.

MLRS Astros II MK 6 merupakan senjata canggih berupa peluncur roket dengan mobilitas, fleksibilitas dan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Roket produk Avibrás Aerospacial, salah satu manufaktur Alutsista asal Brasil ini memiliki jarak jangkau maksimal hingga 300 Km.

“Dukungan alutsista ini adalah kebanggaan kita bersama dalam mengemban tugas pokok prajurit di wilayah Kodam 1 Bukit Barisan,” sambungnya.

Prajurit Baterai Armed Yon Komposit 1/Gardapati akan menjadi tonggak sejarah dalam penerimaan alusista ini. “Pelajari dan laksanakan latihan sebaik-baiknya dengan penuh semangat dan bertanggung jawab. Rawat dan jaga alusista ini dengan sebaik-baiknya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” tegasnya.  [Batampos]

Loading...