in

Tes baru Meriam Elektromagnetik RailGun Turki Aselsan Tufan memecahkan rekor Kecepatan Hipersonik 9 Mach.

Meriam elektro-magnetik ASELSAN Turki, yaitu Tufan (Angin Taufan) menembakkan proyektil dengan kecepatan Hipersonik Mach 9 selama uji latihan tembakan langsung di lab uji Konya. Dengan massa energi yang tinggi pada proyektil, peluru ini dapat menembus sebuah Tank baja modern dengan mudah bagaikan pisau panas memotong mentega.

Turki berniat move on meninggalkan zaman proyektil berbasis bubuk mesiu. Kepala Industri Pertahanan Turki Ismail Demir berpartisipasi dalam pengujian, kecepatan laras 3 ribu meter per detik dicapai dengan memecahkan rekor. Nilai ini sekitar 3 kali kecepatan peluru untuk senjata konvensional menggunakan bubuk mesiu.

Dengan kecepatan Hiper ini dan kebal terhadap sistem Jamming Elektronik sampai saat belum ada senjata konvensional yang dapat menangkal serangan.

Sistem peluncuran elektromagnetik ditampilkan sebagai senjata pertahanan masa depan. Dikembangkan menggunakan teknologi dengan sebutan senjata “railgun” agar efektif dan berjarak jauh.

Amunisi keluar dari laras dengan kecepatan tinggi pada jarak yang lebih jauh daripada senjata konvensional. Turki akan mengembangkannya bersama dengan amunisi sistem “railgun” pintar yang dapat digunakan baik sebagai artileri jarak jauh atau pertahanan udara dan senjata yang sangat efektif melawan Pesawat Tempur, Drone atau Rudal Balistik, selain itu Meriam Railgun juga dapat dipasang sebagai meriam utama Kapal Perang dan Laras Meriam Tank Modern pada peperangan darat.


Berkat sistem ejeksi elektromagnetik, Angkatan Bersenjata Turki akan memiliki sistem senjata yang lebih efektif daripada senjata konvensional yang menggunakan bahan peledak kimia.

Targetkan peluncuran energi tinggi Laboratorium Pengembangan didirikan di ASELSAN untuk melaksanakan pengembangan sistem ejeksi elektromagnetik. Penelitian dan pengembangan studi dilakukan pada komponen dasar dari sistem di laboratorium ini.


ASELSAN terus mengembangkan semua sub-komponen dari teknologi ini dan bertujuan untuk meluncurkan amunisi yang lebih berat dengan energi yang lebih tinggi.

Turki, berkat penelitian yang dilakukan pada sistem peluncuran elektromagnetik akan mendapatkan banyak teknologi baru.
Sistem penembakan Elektromagnetik RailGUn dikembangkan oleh negara-negara besar, terutama di Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Cina, Rusia, India dan Korea Selatan.

ASELSAN bertujuan untuk menjadi salah satu produsen terkemuka di dunia dengan produk yang akan dikembangkan di bidang ini.  Sumber: fp Shabat Erdogan

Loading...

Menhan Prabowo Tawarkan Senjata Produk Pindad dan Kopassus untuk melatih pasukan khusus Laos

Bela Palestina, Erdogan Serukan 57 Negara OKI Keroyok Israel