in

Tambah Garang, Vietnam Mempertimbangkan untuk Membeli 2 Frigate Gepard Lagi

Vietnam negara yang dahulu hancur karena Perang berkepanjangan kini tumbuh menjadi salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, akibatnya Negeri berjuluk Paman Ho ini mulai mengalihkan fokusnya ke bidang lain seperti olahraga dan militer yang seperti kita ketahui kedua bidang tersebut Vietnam mulai merajai.

Di dalam bidang militer AL Vietnam kini terus memperkuat diri agar tidak “termakan” konflik maritime yang terjadi di halaman depannya. Seperti diberitakan oleh Flot Prom (11/12/2019) AL Vietnam mempertimbangkan untuk membeli lagi dua unit Frigate Kelas Gepard buatan galangan kapal Zelenodolsk Tatarstan, Rusia.

Sebelumnya AL Vietnam telah mengoperasikan empat unit kapal kecil namun berotot ini, dimulai pada tahun 2006 AL Vietnam memesan dua unit Frigate Gepard dan telah diserahterimakan pada tahun 2011 kemudian kontrak dua unit lagi terjadi pada tahun 2012 dan telah diserahterimakan pada tahun 2018 lalu.

Sebagai informasi Gepard adalah Frigate ringan berbobot 2.200 ton walaupun tergolong kapal peranf ringan namun jangan sepelekan persenjataan dan sensornya. Untuk peperangan anti kapal permukaan Gepard dilengkapi dengan 8 pucuk rudal anti kapal Kh 35E Uran atau kanon AK 176 kaliber 76 mm.

Sementara untuk perang anti pesawat tempur Gepard dapat menggunakan rudal Osa M dan sistem hanud komposit Palma yang dilengkapi dengan rudal Sosna yang berjangkauan hingga 8 Km, terakhir untuk peperangan anti kapal selam selain dilengkapi hull mounted sonar juga dipersenjatai dengan 4 pucuk tabung torpedo 533 mm dan mortir laut RBU 6000.

Dari isu yang beredar kedepan AL Vietnam meminta kapal perang pemukulnya ini dapat dilengkapi dengan rudal jelajah seperti Kalibr atau Yakhont, jika sukses siapa yang bisa meragukan AL Vietnam sebagai Angkatan Laut tergahar di ASEAN?

Loading...