in ,

TNI AL Pamerkan Kecanggihan Dua Kapal Perangnya di Timor Leste

Satuan Tugas Port Visit Indonesia Maritime Envoy (IME) 19B memamerkan kecanggihan dua kapal perang KRI Usman Harun 359 dan KRI Sultan Iskandar Muda 367 di Timor Leste. Foto/Dok Dispenal
Satuan Tugas Port Visit Indonesia Maritime Envoy (IME) 19B memamerkan kecanggihan dua kapal perang KRI Usman Harun 359 dan KRI Sultan Iskandar Muda 367 di Timor Leste. Foto/Dok Dispenal

KRI Usman Harun (USH) 359 dan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) 367 yang tergabung dalam Satuan Tugas Port Visit Indonesia Maritime Envoy (IME) 19B menyelenggarakan ship tour dan Mini Defense Expo di Port Dili. 

Kegiatan yang dibuka bagi personel Kementerian Pertahanan, Militer dan BUMN Timor Leste bertujuan untuk menunjukkan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutista) KRI Usman Harun dan KRI Sultan Iskandar Muda sangat modern. ”Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepercayaan kepada Menhan, Militer dan BUMN Timor Leste bahwa kerja sama dengan pemerintah Indonesia akan sangat menguntungkan bagi perkembangan pertahanan maritim Timor Leste,” ujar Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu(14/12/2019).

Dalam ship tour Komandan KRI Usman Harun Kolonel Laut (P) Himawan menyampaikan karakteristik alutsista yang di miliki KRI USH seperti meriam OSRG 76mm, meriam 30mm, meriam 12.7 mm, Torpedo MK32, rudal exocet MM 40 B2, Vertical Launch Sea Wolf dan decoy.

Sedangkan Komandan KRI Sultan Iskandar Muda Letkol Laut (P) Rasyid, menyampaikan karakteristik alutista KRI SIM seperti meriam OSRG 76mm , meriam vector 20mm, torpedo Launcher, Exocet MM 40 Blok III, Tetral Mistral dan SKWS Therma Decoy.

Di sisi lain, Satgas Port Visit Indonesia Maritime Envoy-19B juga melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Seroja, Dili untuk menghormati para pahlawan Indonesia yang gugur di Timor Timur.

Dubes RI untuk Timor Leste Sahat Sitorus saat memimpin acara ziarah tersebut menyampaikan bahwa ziarah yang dilaksanakan ini harus bisa menjadi cambuk semangat bagi para penerusnya, untuk selalu tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

”Karena dengan tulus dan ikhlas tersebut apa yang kita kerjakan akan dinilai menjadi nilai ibadah. Saya yakin arwah para pahlawan telah diterima oleh Allah SWT karena keikhlasan mereka dalam melaksanakan tugas negara saat itu,” ujarnya.

Menurut Sahat, meski jasad mereka telah terkubur namun semangatnya masih berkobar. “Di depan kita terdapat jasad para prajurit sejati yang rela meninggalkan sanak keluarga guna melaksanakan tugas negara, jasad mereka memang sudah terkubur namun semangat mereka masih berkobar di dalam jiwa para penerusnya saat ini,” tegas Sahat Sitorus.

Sementara itu Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Port Visit IME-19B Kolonel Laut (P) Himawan pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Timor Leste karena sudah turut mengamankan jalannya ziarah yang dilaksanakan Satgas Port Visit ini karena Ziarah ini merupakan sebuah momentum yang sakral.

Hadir dalam acara ini Dubes RI untuk Timor Leste, Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro, Kadisdikal Laksma TNI Ivan Yulian, Danguspurla Koaramada III Laksma TNI Rudhi Aviantara IH, Athan RI Kolonel Inf Elvin Tiomada Saragih, Komandan KRI Usman Harun Kolonel Laut (P) Himawan, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda Letkol Laut (P) Rasyid, para Prajurit Satgas Port Visit dan Homestaff KBRI di Timor Leste. Sindonews

Loading...

10 Angkatan Laut Terbesar di Dunia, Salah Satunya TNI AL

EVAKUASI: Petugas hendak membawa jenazah Serda Abdul Wani yang meregang nyawa saat hendak berdinas. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Diduga Lagi Sakit, Anggota TNI ini Meninggal di Jalan