in

Brimob dan KKB Papua Terlibat Baku Tembak Saat Sambut Tahun 2020

Pimpinan KKB Egianus Kogoya memberikan pernyataan setelah melakukan penyerangan pada Kamis (7/3/2019). - TribunVideo
Pimpinan KKB Egianus Kogoya memberikan pernyataan setelah melakukan penyerangan pada Kamis (7/3/2019). - TribunVideo

Kapolres Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengungkapkan sempat terjadi kontak tembak antara aparat dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua. Kontak tembak terjadi pada 1 Januari 2020 lalu.

“Sempat terjadi kontak tembak mulai pukul 24.00 sampai pukul 01.00 WIT. Kelihatannya mereka mau coba-coba saja, apakah di pos-pos kita ada pengamanan dari anggota atau tidak,” kata Eka seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/1/2020).

Eka mengatakan kontak tembak tersebut terjadi antara Brimob Polda NTT yang mengamankan Pos Satgas Aman Nusa di Kampung Banti 1 dengan KKB Kali Kopi. Kontak tembak terjadi sekitar satu jam.

Dia mengatakan pengamanan di wilayah sekitar Kota Tembagapura seperti Kampung Banti 1, Banti 2, Opitawak, Kimbeli dan Utikini Lama cukup kuat melibatkan sekitar seribuan personel gabungan terdiri atas Satgas Amole dan Satgas Aman Nusa.

Penempatan personel Brimob dari beberapa Satgas di kampung-kampung sekitar Tembagapura itu untuk mencegah KKB masuk dan menyerang obyek vital PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan sekitarnya.

“Pos yang ditembaki di Kampung Banti 1 pada malam pergantian tahun itu salah satu perimeter kita supaya kelompok ini tidak sampai masuk ke areal Tembagapura. Setiap pos dijaga sekitar 200 personel. Di lokasi itu ada beberapa pos,” ujarnya. [Detik]

Loading...

Kapal coast guard China mengusir nelayan Indonesia di perairan Natuna. Foto: Dok. Istimewa

Tolak Protes dari RI, China Klaim Kedaulatan di Dekat Natuna

Perairan Natuna Diklaim China, Militer Indonesia Kian Siaga