in

Mantan Intelijen Israel: Virus Korona Diduga Bocor dari Laboratorium di Wuhan

Petugas medis memeriksa penumpang pesawat yang mendarat dari wilayah dekat Wuhan, di Shanghai, China. (Foto : Reuters)
Petugas medis memeriksa penumpang pesawat yang mendarat dari wilayah dekat Wuhan, di Shanghai, China. (Foto : Reuters)

Virus korona yang menyebar secara global diduga berasal dari laboratorium Wuhan yang terkait program senjata biologis rahasia China. Hal itu seperti diungkapkan pakar perang biologis Israel, Dany Shoham.

Radio Free Asia pekan ini menyiarkan ulang laporan televisi lokal Wuhan dari 2015 yang menunjukkan laboratorium penelitian virus paling maju di Tiongkok, yang dikenal dengan Institut Virologi Wuhan, lapor Radio Free Asia.

Laboratorium itu satu-satunya tempat di China yang mampu menangani virus mematikan.

Mantan perwira intelijen Israel yang telah mempelajari perang biologis China, Dany Shoham, menjelaskan institut tersebut terkait program senjata biologis rahasia Beijing.

“Laboratorium tertentu di institut ini mungkin telah terlibat, dalam hal penelitian dan pengembangan (senjata biologis) China. Paling tidak secara kolateral. Namun belum sebagai fasilitas utama senjata biologi China,” kata Shoham pada The Washington Times, seperti dikutip pada Minggu (26/1/2020).

Pekerjaan senjata biologis ini dilakukan sebagai bagian dari penelitian ganda sipil-militer dan “terselubung,” katanya dalam email.

Shoham meraih gelar doktor dalam bidang mikrobiologi medis. Pada 1970-1991, ia merupakan analis senior intelijen militer Israel untuk perang biologis dan kimia di Timur Tengah dan seluruh dunia. Selain itu, dalam militer Israel, Shoham memiliki pangkat letnan kolonel.

Pada masa lalu, China membantah memliki senjata biologis. Departemen Luar Negeri AS dalam laporannya tahun lalu mencurigai China terlibat dalam pekerjaan perang biologis rahasia.

Namun, juru bicara Kedutaan Besar China belum membalas email untuk memberikan komentar atas tuduhan tersebut.

Pihak berwenang China sejauh ini menyatakan, tidak mengetahui asal-usul virus korona yang telah membunuh banyak orang dan menginfeksi ratusan lainnya di pusat Provinsi Hubei.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu, mengindikasikan virus tersebut berasal dari hewan liar yang dijual di pasar makanan laut di Wuhan.

Selain itu, muncul desas-desus yang beredar di internet China bahwa virus tersebut merupakan konspirasi AS untuk menyebarkan senjata kuman.

China pun tengah mempersiapkan propaganda untuk melawan tuduhan di masa depan bahwa virus baru itu lepas dari salah satu laboratorium penelitian sipil atau pertahanan Wuhan.

Loading...

Akibat Kebanjiran, Angkatan udara Israel Harus Kehilangan 3 Jet Tempur F16

Pesawat Dassault Rafale Prancis. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Walau Punya Su-35 dan Rafale Dalam Jumlah Banyak Sekalipun, Angkatan Udara Indonesia Tak Akan Maksimal Jika Faktor Ini Tak Dipenuhi