in

Untuk Lawan Iran, Israel Akan Kembangkan Drone Dalam Jumlah Banyak

Ilustrasi Drone via upload.wikimedia.org

– Militer Israel menyatakan akan membeli dan mengembangkan pesawat tanpa awak atau drone skala besar untuk meningkatkan kapabilitas pertahanan demi menghadapi ancaman Iran dan sekutu.

“Rencana ini akan meningkatkan kemampuan angkatan bersenjata Israel yang mematikan dalam hal ketepatan dan pengurangan durasi operasi militer,” ucap Panglima Militer Israel Aviv Avikom melalui pernyataan di rencana kerja angkatan bersenjata 2020-2024.

Rencana program kerja itu dikabarkan telah disetujui Menteri Pertahanan Naftali Bennett dan dipresentasikan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. 

Rencana itu selanjutnya akan dikirim ke kabinet keamanan Israel untuk persetujuan.

“Kami ingin menciptakan kesenjangan yang lebih besar lagi antara kapabilitas militer kami dan musuh-musuh kami,” kata Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus.

“Kami akan memperoleh (drone) dalam jumlah yang sangat besar, memperoleh, mengembangkan, dan menyesuaikan, serta memperbarui untuk memiliki kemampuan memberikan kekuatan tembakan yang sangat tepat terhadap musuh,” kata Conricus.

Israel memang menjadi salah satu produsen drone terbaik di dunia bersama Amerika Serikat dan China. Namun, Israel tak menjabarkan perkiraan biaya untuk membeli dan mengembangkan alutsista tersebut.

Garis besar rencana tersebut menunjukkan bahwa pertahanan Israel tetap melihat kelompok Hizbullah di Libanon, kelompok Hamas di Palestina, dan unit khusus angkatan bersenjata Iran, pasukan Al Quds, sebagai ancaman paling mendesak bagi negara.

Conricus menuturkan pihaknya telah mempersiapkan sebuah unit yang memiliki kapasitas dan struktur sebuah angkatan bersenjata.

“(Militer Israel) juga sedang mempersiapkan antisipasi serangan roket dan rudal besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap penduduk Israel dan infrastrukturnya,” kata Conricus.

Dilansir AFP, Conricus menambahkan bahwa serangan tiba-tiba itu bisa datang dari “dua atau tidak front” secara bersamaan.

Saat ini Israel memiliki sistem anti rudal Iron Dome untuk mencegat serangan roket jarak pendek yang selama ini kerap meluncur dari Jalur Gaza, Palestina. Roket-roket itu kerap diluncurkan oleh Hamas yang memegang kendali wilayah Gaza dan telah berperang sebanyak tiga kali dengan Israel sejak 2008 lalu.

Sementara itu, untuk ancaman jarak menengah Israel memiliki sistem pertahanan udara bernama David’s Sling. Untuk serangan di ketinggian dan jarak jauh, negara Yahudi itu memiliki sistem pertahanan Arrow.

Januari lalu Israel mengatakan tengah mengembangkan sistem pertahanan berbasis laser baru yang mampu menetralkan segala jenis ancaman.

Sumber: Cnnindonesia

Loading...

Rudal Israel Hantam Suriah, 4 Tentara Suriah Tewas

Tugasnya Berat Bakamla Baru Punya 10 Kapal Padahal Jumlah minimalnya Seharunya 77 kapal