in

AL Myanmar Segera Terima Kapal Selam Bekas AL India INS Sindhuvir!

Diberitakan oleh Live Fist Defence (23/2/2020) galangan kapal Hindustan Shipyard Ltd (HSL) berhasil memperbaiki lebih cepat kapal selam AL India Kelas Kilo 877 Paltus INS Sindhuvir, kapal selam ini segera akan dihibahkan ke AL Myanmar sebagai bagian dari komitmen India untuk membantu modernisasi militer Myanmar

Sebetulnya AL India tidak berencana untuk memberikan kapal ini kepada negara asing manapun karena pada tahun 2017 lalu INS Sindhuvir masuk galangan Hindustan Shipyard Ltd (HSL) untuk dibongkar (scrapped). Namun dengan pendekatan diplomatik yang cukup cerdas Myanmar berhasil meluluhkan hati India untuk melepaskan kapal selam andalannya ini, akhirnya pada Juli 2018 kedua negara sepakat untuk melakukan transfer kapal selam ini.

Bagi India diserahkannya INS Sindhuvir ke Myanmar ini secara geopolitik dapat mencegah AL China untuk mendapatkan akses ke wilayah Samudera Hindia. Beberapa pengamat geopolitik menyatakan tindakan India ini merupakan balasan dari Sikap China yang juga memberikan kapal selam tua Kelas Ming sekaligus berencana membangun pangkalan kapal selam di Negara Tetangga India yaitu Bangladesh.

Sebagai informasi HIbah alat militer India ke Myanmar ini memang bukan yang pertama kalinya karena pada tahun 2006-2007 lalu AL India juga memberikan pesawat intai maritime BN 2 Islander namun hibah kapal selam serang sekelas Kilo memang efeknya jauh lebih “menonjok” untuk membendung China daripada pesawat intai maritim.

INS Sindhuvir adalah salah satu dari sepuluh unit kapal selam kelas Kilo yang dibeli oleh AL India antara tahun 1986 dan 2000. Dengan hilangnya INS Sindhuvir ke Myanmar dan INS Sindhuraksak yang meledak pada tahun 2013 lalu, total saat ini AL India hanya mengoperasikan 8 unit kapal selam Kelas Kilo yang umurnya sudah tua, empat kapal selam tipe U209 serta dua kapal selam modern kelas Kalvari (Scorpene)

Sumber: World Defense Zone

Loading...

Sergapan Kilat TNI-Polri Sambar Komandan KKB Papua Hingga Tewas

Didekati Pesawat Diduga Bomber Tu-95 Rusia, Inggris Langsung Kerahkan Jet Tempur