in

Roket Hantam Lagi Markas Militer AS dan NATO di Irak

Foto: Ilustrasi pesawat militer Rusia (REUTERS/Russian Ministry of Defence/Olga Balashova/Handout via Reuters)
Foto: Ilustrasi pesawat militer Rusia (REUTERS/Russian Ministry of Defence/Olga Balashova/Handout via Reuters)

Sepasang roket menghantam pangkalan militer Besmaya di selatan Baghdad, Irak, Selasa (17/3/2020) malam. Pangkalan militer ini merupakan markas tentara koalisi Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Dikutip dari AFP, ini merupakan serangan ketiga yang ditujukan pada markas militer koalisi dalam seminggu terakhir. Namun hingga berita diturunkan, belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Besmaya sendiri merupakan “rumah” bagi tentara Spanyol. Dalam serangan sebelumnya, setidaknya total 11 tentara koalisi tewas.

Tidak ada pihak yang mengklaim serangan. Tapi AS mengatakan milisi Hizbullah bertanggung jawab.

Milisi ini terkait dengan milisi lain yang yakni Hashed al-Shaabi. Keduanya diklaim AS didukung Iran.

Sementara itu, sepasang roket menghantam sebuah apartemen di dekat Zona Hijau yang menjadi daerah internasional di Baghdad, Irak. Zona Hijau merupakan tempat berdirinya Kedutaan Besar sejumlah negara, termasuk AS.

Menurut sumber AFP, roket itu menyerang pada Selasa malam. Akibatnya tiga orang terluka karena serangan itu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menggarisbawahi bahwa “setiap korban yang tewas harus dipertanggungjawabkan”. Menteri Pertahanan AS Mark Esper juga memperingatkan bahwa semua opsi balasan ada “di atas meja”.

Pemerintah Iran sendiri memperingatkan AS. Iran me-warning Presiden AS Donald Trump agar tidak melakukan “tindakan berbahaya” apalagi menuduh tanpa bukti.

Negeri itu juga meminta AS memikirkan kembali keberadaannya di Timur Tengah. Termasuk perilaku pasukan AS di sana.

Sumber: Cnbc

Loading...

OPM Bakar Gereja di Opitawak Mimika

4 Anggota OPM Tewas Usai Kontak Tembak dengan TNI/Polri