in

Pasien Positif Corona Nekat Naik Ojek ke Rumah Orangtua, Berakhir Dijemput TNI-Polri bersama Tim Medis

foto simulasi penanganan pasien corona foto: tribunjateng

Pasien positif Covid-19 di Prabumulih, Sumatera Selatan yang beridentitas pasien 09, diisolasi di rumahnya lantaran tidak memiliki gejala.

Namun pasien itu justru nekat naik ojek untuk pergi ke rumah orangtuanya.

Lantaran nekat, pasien 09 dijemput dan diisolasi di rumah sakit.

Tidak hanya pasien 09 saja, namun petugas juga menjemput pasien 10 dan pasien 11.

Sebab mereka satu keluarga dengan pasien 09.

Ketiganya tertular Covid-19 dari pasien 02 yang telah meninggal dunia pada Senin (23/3/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Senin (6/4/2020), penjemputan tersebut dibenarkan oleh Yusri, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan.

Ketiganya dijemput oleh Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Prabumulih dengan pengawasan ketat dari anggota TNI dan kepolisian lalu dibawa ke RSMH Palembang untuk menjalani isolasi di rumah sakit.

“Yang saya terima dari masyarakat sepertinya ya, dan info terakhir sudah dijemput PSC Dinkes Prabu untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit. Untuk sementara baru 1 orang, namun akan diupayakan semuanya,” kata Yusri.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, Happy Tedjo juga membenarkan adanya penjemputan tersebut.

Ia mengatakan, ketiganya dibawa ke Rumah Sakit Mohammad Hosein (RSMH) Palembang pada Sabtu (4/4/2020).

“Ketiga pasien dirujuk karena masyarakat resah, karena ada yang keluar rumah makanya dibawa ke Palembang (RSMH),” ujar Happy.

Pihak keluarga ketiga pasien membantah informasi yang beredar di masyarakat mengenai penjemputan paksa.

Pihak keluarga memastikan jika pihaknya telah menjalankan semua prosedur, termasuk isolasi mandiri.

Ia mengatakan pihak keluarga yang meminta agar pasien 09,10, dan 11 dirawat di RSMH Palembang.

“Dari awal sejak diduga dinyatakan positif, kami sudah menjalani isolasi mandiri dan justru yang meminta evakuasi itu adalah kami sendiri, juga koordinasi dengan pihak kepolisian,” ujarnya.

Pihak keluarga juga menanyakan kenapa hanya diisolasi di rumah dan menegaskan tidak ada istilah dijemput paksa.

Loading...

Jumlah yang TerInfeksi Covid-19 di AS Tembus Angka 300.000

Petugas kesehatan mendorong jasad korban COVID-19 ke kamar mayat darurat di luar Wyckoff Heights Medical di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, 6 April 2020. Foto/REUTERS / Brendan Mcdermid

Sejarah Suram Tercipta, COVID-19 di AS Sudah Bunuh 10.859 Orang