in

Roket Long March Milik China Hancur Di Udara, Gagal Antarkan Satelit Indonesia!

Diberitakan oleh NASA Space Flight (9/4/2020) Roket Long March 3B/G2 (Chang Zheng 3B/G2) dikabarkan meledak di udara di Pusat Peluncuran Satelit Xichang dengan muatan satelit komunikasi milik Indonesia Nusantara Dua. Diketahui satelit tersebut digunakan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara yang bekerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi PT Indosat Ooredoo dan untuk menyediakan .

Indosat Ooredoo dan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) mendirikan perusahaan patungan bernama PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) pada tahun 2017 lalu, pada 17 Mei 2019 lalu perusahaan ini mengontrak China Great Wall Industry Corporation (CGWIC) anak perusahaan China Aerospace Science and Technology Corporation untuk membangun satelit palapa-N1 yang disebut Nusantara Dua, satelit ini akan menggantikan satelit Palapa D yang beroperasi pada posisi 130 derajat BT

Sebagai informasi Dengan berat 5.550 kilogram, Palapa-N1 memiliki kapasitas 20 × 36 MHz C-band FSS transponder dan 9,5 gigabit-per-detik (Gbps) HTS. Satelit ini dapat mencakup wilayah di seluruh Asia Pasifik dan ke Australia untuk transponder C-band dan di seluruh Indonesia untuk HTS. Satelit bisa juga digunakan untuk layanan VSAT, siaran, broadband, backbone, dan backhaul.

Palapa-D (35812 2009-046A) dioperasikan oleh Indosat Ooredoo dan dibangun oleh Thales Alenia Space, berdasarkan bus satelit Spacebus-4000B3. Itu membawa 35 G / H band dan 5 J band transponder.

Sementara Roket Long March 3B/G2 (Chang Zheng 3B/G2) adalah roket peluncur yang paling kuat di armada peluncuran ruang angkasa China. Pengembangan wahana peluncuran Long March 3B (Chang Zheng 3B) dimulai pada tahun 1986 berdasarkan pada teknologi Roket Long March yang juga digunakan oleh Militer China sebagai wahana rudal balistik nuklir antar benua (ICBM).

CZ-3B dilengkapi tangki propellan luncur yang diperbesar, sistem komputer yang lebih baik, fairing payload berdiameter 4,2 meter yang lebih besar dan penambahan empat booster pengikat pada tahap inti yang memberikan bantuan tambahan selama fase pertama peluncuran.

Roket ini mampu meluncurkan satelit 11.200 kg ke orbit Bumi rendah atau kargo 5.100 kg ke orbit transfer geosinkron.

Sumber World Defense Zone

Loading...

Eurofighter Typhoo Qatar

Versi Paling Canggih Eurofighter Typhoon dibuat untuk Kuwait dan Qatar

Bukan 22 Unit, Korps Marinir Akan Mendapatkan 79 Unit Ranpur Amfibi BT-3F