in

Butuh Cepat : AL India Beli Kapal Selam Berusia 30 Tahun Era Soviet Senilai 2 Miliar USD!

Dikenal sebagai negara yang royal membeli alutsista ternyata India harus mengakui kalah cepat dengan umur alutsista eksistingnya yang kian hari terus menua sebut saja kapal selam Kelas Kilo, untuk mengatasi masalah tersebut Angkatan Laut India merencanakan untuk membeli alutsista bekas sebagai rencana antara (stopgap) alutsista lawas dengan alutsista yang saat ini sedang dalam proses pembelian/pembangunan yaitu Kapal selam kelas Scorpene (Project P 75I) yang sangat lambat progressnya.

Diberitakan oleh Global Defence (4/4/2020) Angkatan Laut India berencana untuk membeli kapal selam diesel elektrik kelas kilo 877 Paltus dari era soviet yang saat ini telah dinonaktifkan di pangkalan AL Rusia, ironisnya pembelian ini juga untuk menggantikan kapal selam kilo 877 yang tidak kalah tuanya dan telah berdinas di AL India.

Selain menawarkan kapal selam kilo bekas Pakai, Rusia melalui United Shipbuilding Corporation juga menawarkan proposal untuk meningkatkan kemampuan (upgrade) tiga kapal selam kelas Kilo AL India untuk memperpanjang umur operasional hingga 10 tahun kedepan.

Menurut laporan dari Janes Defence Weekly paket pembelian “tiga plus tiga” ini dihargai sekitar 1,8-2 Miliar USD. Perjanjian diharapkan akan ditandatangani dalam waktu dekat ini di Goa, India yang sebelumnya sempat dibatalkan karena wabah pandemic Covid 19.

Sebagai informasi India total mengoperasikan 10 unit kapal selam Kilo 877 Paltus yang di India disebut kelas Sindhugosh. Kapal pertama yaitu INS Sindhugosh mulai berdinas pada tahun 1986 sedangkan yang termuda yaitu INS Sindhurastra berdinas pada tahun 2000.

Saat ini AL India diperkirakan masih mengoperasikan delapan kapal saat ini dan kondisinya saat ini terus menurun karena kurangnya perawatan. Satu kapal selam yaitu INS Sindhurakshak mengalami kerusakan parah dan meledak di Dermaga Mumbai tahun 2013, kemudian INS Sindhuvir saat ini sedang dalam proses transfer ke AL Myanmar.

Sumber: World Defense Zone

Loading...

Bukan 22 Unit, Korps Marinir Akan Mendapatkan 79 Unit Ranpur Amfibi BT-3F

Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, USS Theodore Roosevelt. Foto/REUTERS

Pertama Kali, COVID-19 Renggut Pelaut Kapal Induk Nuklir AS