in

Indonesia Minta AS Setop Rencana Israel Caplok Wilayah Palestina

Pasukan Israel menewaskan 60 warga Palestina dalam demo di Gaza. Foto/Ilustrasi

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menuturkan Indonesia telah meminta Amerika Serikat untuk menghentikan rencana Israel mencaplok Tepi Barat, wilayah Palestina yang masih diduduki secara ilegal oleh negara Zionis itu.

Retno mengatakan permintaan itu ia utarakan saat berkomunikasi dengan Menlu AS Mike Pompeo melalui sambungan telepon pada Rabu (27/5).

“Saya kemarin juga menerima telepon dari Menlu AS Mike Pompeo. Saya membahas tiga isu yakni perkembangan perdamaian di Afghanistan, kerja sama dalam penanganan virus corona (Covid-19), dan isu Palestina,” kata Retno dalam jumpa pers virtual seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pada Kamis (28/5).

“Terkait dengan isu Palestina, saya menegaskan kepada Menlu Pompeo posisi Indonesia yang tidak berubah pada isu ini. Dan saya berharap kepemimpinan AS bisa mencegah agar rencana aneksasi wilayah Tepi Barat oleh Israel tidak terealisasi,” ujarnya.

Pekan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan menunaikan janji kampanyenya untuk mengambil alih Tepi Barat yang kemungkinan akan dilakukan pada 1 Juli mendatang.

Rencana pencaplokan itu sangat didukung Amerika Serikat yang merupakan sekutu dekat Israel. 

Beberapa waktu lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan mendukung Israel untuk mencaplok 30 persen wilayah Tepi Barat, termasuk kawasan permukiman ilegal, yang saat ini diduduki. 

Sebagai gantinya, Palestina akan diberikan wilayah pemerintahan dengan persyaratan, tetapi Israel yang mengendalikan penuh operasi keamanan.

Israel selama ini menduduki Tepi Barat secara ilegal setelah menang dalam Perang Enam Hari pada 5 sampai 10 Juni 1967. Pendudukan Israel di Tepi Barat selama ini dianggap komunitas internasional melanggar hukum internasional.

Selain dengan Pompeo, Retno juga mengangkat isu Palestina dalam komunikasinya dengan Menlu Kanada dan Menlu Irlandia, serta surat yang dikirimkan ke sejumlah menlu negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Sekjen PBB, dan beberapa pihak lain.

Dalam suratnya itu, Retno menegaskan bahwa aneksasi tidak hanya mengancam stabilitas keamanan di Timur Tengah, tapi juga membuat upaya perdamaian selama ini sia-sia.

Indonesia pada pekan lalu juga telah mengeluarkan kecaman dan penolakan atas rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel pada Sabtu pekan lalu.

Dalam pernyataan, Indonesia melalui Kemlu RI menuturkan rencana pencaplokan itu ilegal dan mengancam stabilitas keamanan kawasan.

“(Aneksasi) juga semakin menjauhkan penyelesaian konflik berdasarkan solusi dua negara. Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk menolak rencana tersebut,” bunyi pernyataan Kemlu RI pada Sabtu (23/5). [CNN]

Loading...

3 Tentara Iran Tewas saat Bentrok di Perbatasan Irak

Tangkal Corona, TNI Kerahkan KRI Hingga Kapal RS