in

Saingi Rusia dan China, AS Kenalkan Rudal Hipersonik Baru

Rudal hipersonik Ilustrasi rudal hipersonik. (U.S. Air Force photo/Chad Bellay)

Amerika Serikat mengungkap rudal hipersonik andalan Presiden Donald Trump yang disebut-sebut sebagai senjata ‘super duper’.

Rudal ini menjadi upaya besar AS untuk mengejar ketertinggalan dari Rusia dan China dalam hal senjata hipersonik
 
Dilansir dari CNN, Jumat (17/7) untuk pertama kalinya pejabat Pentagon mengakui kemampuan rudal hipersonik AS yang digambarkan Trump dapat terbang 17 kali lebih cepat dari kecepatan suara.

 
Seorang pejabat pertahanan senior mengatakan kepada CNN bahwa rudal telah diuji coba pada Maret 2020 dan pengujiannya dinilai sukses.
 
“Uji penerbangan (rudal) telah dilakukan pada Maret, di mana kami terbang 17 kali (lebih cepat) dari kecepatan suara,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.
 
Selama bertahun-tahun rudal hipersonik AS masih tertinggal di belakang Moskow dan Beijing, di mana dua negara itu telah lebih dulu menerjunkan sistem senjata tersebut. Rudal terbaru ini kemungkinan tidak akan diterjunkan AS hingga 2023.
 


Rudal hipersonik didefinisikan sebagai rudal yang dapat melesat setidaknya lima kali kecepatan suara dan menempuh lebih dari 3.800 mil per jam, serta dianggap sangat bermanuver dan mampu beroperasi di berbagai ketinggian.
 
Sebelumnya Trump sudah menggembar-gemborkan rudal yang sedang dikembangkan oleh Pentagon di setidaknya tiga kesempatan terpisah, dengan menyebutnya sebagai rudal ‘super duper’ yang mampu melesat 17 kali lebih cepat dari rudal apapun yang ada di gudang senjata rudal AS.
 
“Kami punya, saya menyebutnya ‘rudal super’. Dan saya mendengar, (rudal itu) 17 kali lebih cepat dari yang mereka (AS) miliki sekarang,” kata Trump pada Mei.
 


Baru-baru ini, China memamerkan senjata hipersonik DF-17 dalam aktivitas militernya.
 
AS mengakui bahwa mereka perlu mengejar ketertinggalan dari Moskow dan Beijing, pihak Pentagon telah mengajukan dana miliaran dolar untuk pengembangan senjata.
 
“Saya yakin bahwa kami akan mengejar ketertinggalan dan kami berinvestasi pada (rudal) hipersonik,” kata Asisten Sekretaris Pertahanan untuk Strategi, Rencana, dan Kapabilitas, Vic Mercado. [Viva]

Loading...

12.000 Tentara Amerika Sudah Tiba di Laut China Selatan

KRI Teluk Jakarta Karam dan Tenggelam, TNI AL Evaluasi Semua Kapal Perang