in

Walau Dikecam AS, Prabowo Tetap Borong 11 Jet Tempur SU 35 Rusia

Duta Besar Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi memastikan Indonesia masih berkomitmen terkait kesepakatan kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia. Nilai kontrak yang sudah diteken Kementerian Pertahanan pada 2018 ini mencapai Rp 1,14 miliar.

“Status kesepakatan masih berlangsung,” kata Mohamad Wahid Supriyadi, dalam pernyataannya, dikutip CNBC Indonesia, Minggu (26/7/2020).

Supriyadi mengatakan, bahwa sebagai negara merdeka, Indonesia memiliki hak untuk membeli peralatan pertahanan dari siapa pun di tengah kecaman dari Amerika Serikat.”Kami memahami ada kekhawatiran dari negara tertentu, tetapi kami adalah negara merdeka. Kami memiliki peralatan militer yang dibeli dari banyak negara. Kami bisa mendapatkannya dari AS, dari Eropa, tetapi juga dari Rusia. Terserah kepada kami untuk memutuskan, ” ujarnya lagi.

Menurut kesepakatan, dari perjanjian senilai lebih dari Rp 14 triliun tersebut, Rusia akan mengirimkan 11 pesawat Su-35 ke Indonesia.

Tidak hanya itu, Kementerian Pertahanan Indonesia saat ini sedang mempertimbangkan kemungkinan pembelian tambahan helikopter militer Mi-17 buatan Rusia.

Sinyal kedekatan dengan Kremlin sudah tercium saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengunjungi Moskwa untuk Parade Kemenangan yang diadakan pada 24 Juni, untuk memperingati kemenangan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Selama kunjungannya, Subianto mengadakan pembicaraan dengan Wakil Menteri Pertahanan Rusia Kolonel Alexander Fomin, dengan kedua pihak membahas potensi pasukan Indonesia untuk menerima pelatihan di Rusia. [cNBC]

Loading...

Ilustrasi: 50 Anggota KKB Papua Kalah dengan Warga Kampung, Gagal Sandera 3 Guru SD, Begini Kronologinya - Facebook TPNPB

KKB Menantang TNI-Polri, Bikin Markas di Distrik Tembagapura

Moderniasi Militer, AL Rusia Kerahkan 40 Kapal Perang Baru untuk Hadapi Amerika