in

Militer Israel Terlibat Pertempuran di Perbatasan Lebanon

>AFP PHOTO/JALAA MAREYTentara Israel berjalan dengan tank Merkava dan kendaraan angkut personel Namer dekat kota Avivim, di utara Israel berbatasan dengan Lebanon pada 23 Juli 2020.

Militer Israel dilaporkan terlibat pertempuran di kawasan utara yang berbatasan dengan Lebanon, melawan kelompok Hezbollah.

Konflik itu pertama kali diberitakan kanal televisi setempat, N12 TV News pada Senin sore waktu setempat, dikutip Russian Today (27/7/2020).

Koresponden AFP di perbatasan mendengar suara ledakan, dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan militer tengah terlibat “pertempuran berkelanjutan”.

Sumber Lebanon kepada Reuters mengungkapkan, Hezbollah memulai konflik dengan menembakkan rudal di kendaraan lapis baja IDF di Pertanian Shebaa.

IDF kemudian menyatakan bahwa terdapat upaya untuk memasuki perbatasan dari “kelompok bersenjata”, dengan tak ada personel mereka yang terluka.

Warga dekat “Garis Biru”, area demarkasi yang disengketakan dua negara berdasarkan penarikan pasukan Israel menyatakan, mereka menerima informasi dari IDF.

Berdasarkan informasi tersebut, mereka diinstruksikan untuk tetap berada di rumah dan menghindari area terbuka. Jalanan di area itu juga ditutup dengan alasan “insiden keamanan”.

Menurut keterangan sumber, konflik itu buntut tewasnya seorang anggota Hezbollah di Suriah pekan lalu, dalam serangan udara yang digelar Tel Aviv.

Serangan di pinggiran Damaskus itu nampaknya memicu kemarahan kelompok yang berbasis di Lebanon serta Suriah, jelas sumber tersebut.

Beberapa hari kemudian, ledakan terdengar di perbatasan Israel-Suriah, dengan IDF meningkatkan keberadaan militernya di garis depan.

Meski terjadi eskalasi, wakil pemimpin Hezbollah pada MInggu (26/7/2020) menerangkan, “tensi yang ada belum mengindikasikan perang, setidaknya selama beberapa bulan ke depan”.

Terakhir kali Israel dan Lebanon terlibat pertempuran terbuka adalah pada 2006, dengan 165 warga Israel tewas, dan 1.100 anggota Hezbollah terbunuh.

Sejak saat itu, serangan sporadis masih terjadi, dengan yang terakhir adalah pada September 2019, ketika Hezbollah menembakkan roket ke pangkalan Israel.

Tel Aviv kemudian membalasnya dengan mengerahkan serangan artileri. Tidak ada korban jiwa dalam konflik yang terjadi saat itu. [Kompas]

Loading...

Bukan Beli Rudal, Ternyata Prabowo ke India Ada Misi Jokowi

AS Geram Lihat Iran Latihan Perang Menggunakan tiruan Kapal Induk AS