in

Prabowo Duga Kekuatan Asing Ingin Ciptakan Kekacauan Lewat Demo UU Cipta Kerja

Ajudan Prabowo Subianto. Instagram @rizky_irmansyah ©2020 Merdeka.com

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai demo menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh hoaks dan belum membaca UU Cipta Kerja. Prabowo mengatakan, hoaks tersebut membuktikan ada yang sengaja menciptakan kekacauan. Sumbernya, ia yakini berasal dari kekuatan asing.

“Jadi banyak sekarang ini yang kemarin demo itu belum baca hasil Omnibus Law itu, dan banyak hoaks, banyak hoaks di mana-mana. seolah-olah ini tidak ada, itu tidak ada, dikurangi,” ujar Prabowo dalam video wawancara dilihat Senin (12/10).

“Dan saya ingin memberi peringatan hoaks ini berarti ada yang ingin menciptakan kekacauan. Saya punya suatu keyakinan justru ini berasal dari luar negeri,” ucapnya.

Prabowo mengatakan, kekuatan asing ini tidak menyukai Indonesia menjadi negara aman dan maju. Kata dia, banyak tokoh yang tidak sadar masuk dalam permainan pihak lain.

“Ada kekuatan-kekuatan asing, ada negara-negara tertentu di dunia yang tidak pernah suka Indonesia aman dan maju. Itu, jadi, ya ini, kadang-kadang tokoh-tokoh kita liat, bener, dia yakin dia bener dan dia, tapi dia lakukan sesuatu dan dia tidak sadar sebenarnya ini permainan orang lain,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo meminta para buruh tidak emosional dan terpicu membuat aksi massa. Apalagi sampai muncul aksi vandalisme. Ia mengecam pembakaran sarana umum yang digunakan untuk kepentingan rakyat dari uang rakyat.

Dia tidak yakin pembakaran tersebut dilakukan oleh para mahasiswa yang berdemo. Prabowo yakin ada kelompok bayaran yang dibiayai asing untuk memicu aksi kekerasan tersebut.

“Coba anak-anak itu pikirkan. Saya tidak yakin ya itu dari anak-anak mahasiswa atau pemuda, ini pasti ada dalangnya. Ini pasti anasir-anasir ini. Ini pasti anasir yang dibiayai asing. Tidak mungkin seorang patriot mau bakar milik rakyat. Kalau mau demo silakan, demokrasi itu boleh demo. masa bakar milik rakyat,” kata Prabowo.

Sumber: Merdeka

Loading...

Mesir dan Rusia Akan Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Hitam

Presiden Turki Mendadak Perintahkan Pasukan Militer masuk ke Qatar