in

Presiden Turki Mendadak Perintahkan Pasukan Militer masuk ke Qatar

EPA Pasukan elite pengawal presiden Turki

Dilansir dari kompas.tv pada Sabtu (10/10/2020), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengakui militer negaranya telah memasuki Qatar.

Erdogan mengungkapkan kehadiran militer Turki di negara tersebut untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di negara-negara teluk.

Turki memang telah mencapai kesepakatan keamanan dengan Qatar pada 2015.

Mereka pun telah mengirimkan pasukan militernya ke Doha sejak Juni 2017.

“Kedatangan militer Turki di Qatar adalah demi memastikan perdamaian dan stabilitas, tak hanya di Qatar tetapi juga di wilayah teluk,” ujarnya kepada TRT.

Kedatangan militer Turki ke Qatar terjadi setelah sejumlah negara Arab memboikot Doha.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain serta Mesir melakukan boikot kepada Qatar karena telah mengganggu masalah dalam negeri mereka.

Selain itu, Qatar dituduh telah memberikan dukungan kepada grup teroris seperti Persaudaraan Muslim.

Erdogan sendiri mengungkapkan seharusnya tak ada pihak yang terganggu dengan kehadiran militer Turki di Qatar.

Dia menegaskan yang boleh terganggu hanya mereka yang memang berniat melakukan kekacauan di area teluk.

Pada waktu yang sama, Erdogan juga menegaskan militer Turki tak akan bertahan di Suriah untuk waktu lama.

“Turki tak akan menempatkan pasukannya di Suriah selamanya, dan akan menghakhiri keberadaan kami di negara ini secepatnya, setelah solusi atas krisis tersebut bisa dicapai,” katanya.

Sumber: tribunnees

Loading...

Prabowo Duga Kekuatan Asing Ingin Ciptakan Kekacauan Lewat Demo UU Cipta Kerja

OPM Luka-luka Digempur Pasukan Banteng Raiders TNI di Papua