in

TNI Berangkatkan Pasukan Tempur Siliwangi ke Papua

Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.

Di tengah situasi keamanan yang kian mencekam, akibat semakin membabi butanya aksi-aksi serangan kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan satu batalyon lagi ke Papua.

Kali ini TNI memberangkatkan pasukan dari Batalyon Infanteri 310/Kidang Kencana, Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Dari informasi yang dihimpun VIVA Militer, Selasa 20 Oktober 2020, ada sebanyak 450 personel Yonif 310/Kidang Kencana yang diberangkatkan TNI menuju Papua.

Pasukan tempur yang bermarkas di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu diberangkatkan dengan menggunakan Kapal Perang KRI Banda Aceh 593 menuju Dermaga Merauke,

Yonif 310/Kidang Kencana dikerahkan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini, dalam Satgas Penyangga Mobile.

Untuk diketahui, saat pasukan Kidang Kencang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, situasi Papua memanas. OPM kembali berulah, mereka baru saja menyerang pasukan Satgas Pamtas RI-PNG dari Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam.

Penyerangan terjadi di di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Tiga prajurit Kala Hitam terluka akibat tertembak di bagian kaki.

Sumber: Viva

Loading...

Indonesia Menolak Permintaan AS Untuk dijadikan Tempat Mendara dan Mengisi Bahan Bakar Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon

Baku Tembak TNI dengan KKSB Kembali Terjadi di Pegunungan Bintang Papua