in

Kapal Kapal Perang NATO Masuki Laut Hitam, Armada Angkatan Laut Rusia Siaga dan Terus Lakukan Pemantauan

(Kiri-Kanan) Korvet Angkatan Laut Rusia Steregushchy, kapal perusak Nastoichivy dan fregat Admiral Gorshkov berlabuh di teluk pangkalan armada Rusia di Baltiysk di wilayah Kaliningrad, Rusia, 19 Juli 2015. Foto/REUTERS/Maxim Shemetov

Militer – Laut Hitam kembali bergejolak. Armada Laut Hitam Rusia melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap sekelompok kapal perang negara anggota NATO yang memasuki Laut Hitam.

“Pasukan dan kemampuan Armada Laut Hitam terus memantau kelompok kapal perang penanggulangan ranjau NATO yang memasuki Laut Hitam pada 29 Oktober 2020,” kata Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, Kamis (29/10), seperti dikutip TASS.

Kelompok kapal perang penanggulangan ranjau NATO termasuk kapal pendarat Angkatan Laut (AL) Yunani Aliakmon, kapal pemburu ranjau AL Prancis Orion, kapal penyapu ranjau AL Italia Alghero, dan kapal penyapu ranjau pesisir AL Spanyol Duero.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan, situasi di perbatasan Rusia dan Belarusia dengan negara-negara anggota NATO tetap tegang.

Intensitas latihan militer NATO tidak berkurang

“Situasi tidak nyaman tetap ada di perbatasan barat Union State (Rusia dan Belarusia), di mana NATO terus membangun kehadirannya di depan,” kata Shoigu, Selasa (27/10), seperti dikutip Reuters.

“Dalam situasi militer dan politik saat ini di kawasan, dan juga di tengah tantangan dan ancaman baru, terutama dari terorisme internasional, Kementerian Pertahanan Rusia memandang penyediaan keamanan militer Union State sebagai tugas prioritasnya,” ujar dia.

Menurut Shoigu, NATO sedang meningkatkan infrastruktur serta menimbun persediaan, persenjataan, dan perangkat keras militer di dekat perbatasan Rusia dan Belarusia.

“Pencegah rudal AS sedang ditingkatkan dan peluncurnya dapat digunakan untuk senjata serang,” ungkap Shoigu. “Intensitas latihan militer NATO tidak berkurang, meski ada pandemi”.

Sumber: Kontan

Loading...

Apakah Kunjungan Menlu AS Juga Membahas Pangkalan Militernya di Indonesia?

4 KRI Latihan Perang di Laut Natuna Utara

Untuk Meningkatkan Kemampuan Tempur, 4 KRI Latihan Perang di Laut Natuna Utara