in

Taiwan Memerintahkan Seluruh Jet Fempur F-5E Tiger II-nya dikandangkan Setelah Salah satu Jet tempur Tersebut jatuh

Jatuh dan Pilot Tewas, Taiwan Kandangkan Seluruh Jet F-5E Tiger II
Ilustrasi jet tempur F-5 Tiger buatan Northrop, Amerika Serikat. Foto/REUTERS

Militer – Taiwan memerintahkan seluruh jet tempur F-5E Tiger II-nya dikandangkan atau dilarang terbang setelah salah satu jet tempur tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas pada hari Kamis. Pilotnya tewas dalam kecelakaan terjun payung.

Kecelakaan terjadi selama misi pelatihan rutin Kamis pagi. Sebuah jet tempur G-5E Tiger II Taiwan mengalami kerusakan mesin dan jatuh ke laut tak lama setelah lepas landas. Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengumumkan lokasi insiden hanya ditempuh dalam dua menit dari Pangkalan Udara Chihhang, di sisi timur pulau tersebut.

Pilot, Chu Kuan Meng, 29, awalnya selamat setelah terlontar dari pesawat tempur. Namun, dia terjerat tali parasutnya di tengah angin kencang dan tenggelam setelah mendarat di laut.

Kepala Staf Angkatan Udara Taiwan Huang Chih Wei mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers bahwa jet tempur itu terlibat dalam pelatihan tempur dan pertahanan dasar. Menurutnya, dalam keadaan normal, pesawat tidak akan jatuh karena hanya salah satu dari dua mesinnya yang rusak. Namun, kata dia, kerugian seperti itu memang mengurangi kemampuan manuver.

Helikopter pencari UH-60M Black Hawk menemukan tubuh Chu kira-kira 45 menit setelah pesawatnya jatuh dan membawanya ke rumah sakit setempat, di mana dia dinyatakan meninggal.

“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan itu,” kata Huang, yang mencatat seluruh armada F-5E di-grounded-kan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

F-5 adalah jet tempur ringan bermesin ganda yang diperkenalkan oleh Northrop pada tahun 1962. Pesawat ini dimaksudkan sebagai jet tempur murah dan andal yang dapat dibeli oleh sekutu AS sebagai alternatif dari jet tempur pencegat canggih seperti F-4 Phantom II.

Northrop membangun hampir 4.000 unit F-5 dalam berbagai konfigurasi, dan jet tersebut berfungsi sebagai titik awal untuk merancang apa yang menjadi F/A-18 Hornet, yang sekarang menjadi jet tempur “roti dan mentega” Angkatan Laut AS.

F-5 juga terkenal ditampilkan dalam film “Top Gun” tahun 1986, di mana ia memainkan pencegat fiktif “MiG-28”.

Pada 1990-an, ketika Taiwan menerima jet tempur F-16 Falcon yang lebih canggih dari Amerika Serikat dan jet Mirage 2000 dari Prancis, F-5E menjadi pesawat cadangan lini kedua yang akan dihentikan secara bertahap di tahun-tahun mendatang.

Pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Udara Taiwan Chang Ting Yen mengatakan kepada South China Morning Post, Jumat (30/10/2020), bahwa layanan militer Taipei memiliki sekitar 40 F-5E. “Mereka telah digunakan selama lebih dari 40 tahun, dan masalah mekanis tidak terhindarkan,” katanya.

Kementerian pertahanan mencatat bahwa pesawat yang jatuh itu telah diproduksi pada tahun 1980 dan diterbangkan selama lebih dari 6.260 jam kumulatif selama masa pakainya.

Sumber: Sindonews

Loading...

>Achmad Nasrudin YahyaPrajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua

TNI-Polri Gerebek Markas KKB di Distrik Sugapa, 1 Tewas dan 2 Ditangkap

Deplu AS setuju untuk menjual 50 jet tempur F-35A ke UEA. Foto/Ilustrasi

Departemen Luar Negri AS Setuju Jual 50 Jet Tempur F-35A ke UEA Senilai USD10,4 miliar