in

Laut China Selatan Memanas, Markas Gugus Tempur Laut TNI Dipindah ke Natuna

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan rencana pemindahan markas Guspurla Koarmada I ke Natuna untuk mengantisipasi gejolak di Laut China Selatan. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan rencana pemindahan markas Guspurla Koarmada I ke Natuna untuk mengantisipasi gejolak di Laut China Selatan. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono berencana memindahkan markas Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada (Koarmada) I ke Natuna. Guspurla saat ini bertugas menjalankan operasionalnya di Jakarta.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan dan atau pecahnya perang di wilayah Natuna terutama yang berasal dari konflik negara lain yang ada di Laut China Selatan. Apalagi di wilayah itu juga kerap kali terjadi pelanggaran wilayah kedaulatan.

“Nanti ke depan saya beri kebijakan Komandan Guspurla nantinya akan pindah ke Natuna. Iya dipindah ke sana (markasnya),” kata Yudo di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11).

Tak hanya itu, konflik yang terjadi antara Amerika bersama sekutunya terhadap China di wilayah Laut China Selatan pun kian memanas.Jika pecah perang, kata Yudo, Indonesia khususnya Natuna akan terkena imbasnya.

Yudo menegaskan hal-hal tersebut mesti diantisipasi oleh Indonesia. Salah satunya dengan menempatkan dan memfokuskan Guspurla untuk berjaga di wilayah tersebut.

“Untuk antisipasi situasi yang terjadi sewaktu-waktu, terjadi sesuatu, Guspurla bisa langsung pimpin kapal perang yang ada satuan tugas yang ada di sana,” kata dia.

udo juga menyebut pemindahan markas Guspurla Koarmada I tak hanya sementara. Markas yang semula berada di Jakarta itu akan berada di Natuna secara permanen demi menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan.

“Sehingga wilayah operasinya di Laut Natuna, sehingga akan lebih efektif apabila satuan Gugus Tempur Laut akan kita tempatkan di Natuna,” kata dia.

cnn

Loading...
Tank-tank tempur Rusia. FOTO/Reuters

Konflik Suriah Bantu Rusia Sempurnakan Senjata dan Peralatan Militer

Presiden Jokowi usai menggelar rapat kabinet terbatas soal Natuna di atas kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Imam Bonjol, Kamis 23 Juni 2016. Foto: (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Natuna Siaga Hadapi Riak Konflik AS dan China di LCS