in

FPI dan TNI di Lombok Gotong Royong dan Memberi Santunan

Photo : VIVA.co.id/Satria Zulfikar
Photo : VIVA.co.id/Satria Zulfikar

Untuk meredam konflik akibat aksi penurunan baliho Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu, Front Pembela Islam bersama TNI-Polri di Mataram, bergotong royong membersihkan masjid dan memberikan santunan kepada kaum duafa.

Gotong royong tersebut juga dihadiri Pemuda Ansor, Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) dan FKPPI.

Gotong royong digelar di Masjid Qubbatul Islam Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Sabtu, 28 November 2020. Karang Taliwang diketahui merupakan markas FPI yang kemarin sempat bersitegang dengan aparat saat penertiban baliho Habib Rizieq.

Namun gotong royong dengan dibaluti silaturahmi membuat suasana menjadi lebih bersahabat. Mereka menggelar aksi gotong royong dengan penuh semangat kekeluargaan.

Selain melakukan bersih-bersih dan pengecatan masjid, digelar juga gotong royong di lokasi pemakaman hingga memberikan santunan kepada kaum duafa dan petugas kebersihan di Kota Mataram.

Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan silaturahmi dan gotong royong tersebut juga sebagai upaya menciptakan keamanan jelang Pilkada NTB.

“Mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memajukan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pilkada tahun 2020 ini,” kata Ahmad Rizal.

Ketua DPW FPI NTB H. Makmun Moerad, mewakili seluruh masyarakat Karang Taliwang menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa penghargaan kepada TNI-Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Makmun berharap, dengan kehadiran TNI-Polri dan masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat terjalin hubungan yang lebih dekat dan akrab antara TNI-Polri dengan rakyat, sehingga dapat mewujudkan situasi yang aman, damai dan kondusif menjelang Pilkada tahun 2020 ini. 

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan bapak-bapak Polri, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan,” ujarnya.

Viva

Loading...
Tim operasi Tinombala menembak mati Subron terduga teroris jaringan Abu Sayyaf di Poso. (Foto dokumentasi).

Selain Bunuh Satu Keluarga dan Bakar Rumah, Kelompok MIT Juga Gasak Beras Warga

Banser Tegaskan Siap Bantu TNI-Polri Menumpas Teroris Berkedok Agama