in

Selama Ini Hanya Pakai Senapan Karet, Bakamla RI Kini Dapat Izin Gunakan Senjata

KN Tanjung Datu

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia bersyukur lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan izin menggunakan senjata untuk pertahanan diri tahun ini.

Aan menjelaskan ia telah mendapatkan izin setelah bertemu dan berdiskusi dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pada Agustus 2020 lalu.

Ia menjelaskan dalam pertemuan tersebut membahas tentang aturan-aturan terkait penggunaan senjata oleh Bakamla.

Ternyata, kata Aan, setelah didiskusikan Bakamla memiliki kewenangan untuk menggunakan senjata jenis tertentu.

Hal tersebut disampaikan Aan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Bakamla RI Tahun 2020 pada Rabu (30/12/2020).

“Ini juga kemajuan untuk Bakamla, sejarah lah untuk Bakamla boleh menggunakan senjata. Jadi sebelumnya kita hanya menggunakan senapan karet. Kelihatannya si kayak senjata, tapi sebetulnya karet. Dummy (palsu) dari karet. Tapi kalau ngetok orang ya pusing juga. Sekarang alhamdulillah sudah menggunakan senjata betulan,” kata Aan.

Aan menjelaskan sejumlah senjata yang boleh digunakan oleh pihaknya antara lain meriam kaliber 30 mm, kaliber 12,7 mm dan senjata perorangan.

Ia menegaskan senjata tersebut bukan lah senjata yang ditujukan untuk mematikan melainkan untuk pertahanan diri.

“Kita tidak perlu senjata besar, kaliber besar, seperti Angkatan Laut. Tapi paling tidak untuk membela diri kalau memang ini diperlukan. Itu tujuan utamanya. Tapi, izin sudah secara resmi kita dapat bulan Agustus Tahun 2020,” kata Aan.

tribunnews

Loading...
Seaglider yang ditemukan di Selayar (Foto: Pradita Utama)

Media Asing Ungkap Seaglider di Selayar Mirip Punya China, Ini Kata TNI AL

Seaglider yang ditemukan di Selayar (Foto: Pradita Utama)

Bakamla Akui Belum Punya Sensor Bawah Laut Untuk Deteksi Drone