in

Anggota TNI Tewas Ditembak di Intan Jaya, OPM Mengaku Bertanggung Jawab

Prajurit TNI menggotong jenazah anggota Yonif 400/BR Prada Agus Kurniawan, yang meninggal dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu, 10 Januari 2021. (Foto: Istimewa)

– Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka ((TPNPB-OPM) mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab melakukan penembakan yang menewaskan Prada Agus Kurniawan, anggota Yonif 400/BR, dalam kontak senjata di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (10/1/2021).

“Komandan Operasi Kodap VIII Intan Jaya, Gusby Waker, melaporkan kepada manajemen markas pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat bahwa Komandan Pos TPNPB di Dulla Aibon Kogeya, telah pimpin pasukan TPNPB dan berhasil serang pos militer Indonesia. Serangan dilakukan Sabtu (9/1/2021) pukul 14.00- 17.15 WIT. Waker juga melaporkan bahwa pihak pasukan TPNPB belum ada yang korban,“ kata Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) TPNPB-OPM Sebby Sambom, Senin (11/1/2021) pagi.

Disebutkan, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dibawah Pimpinan Brigadier General Sabinus Waker, yang melakukan penembakan di Pos Militer Indonesia di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Sebby Sambom mengatakan, pimpinan dan pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya telah mengeluarkan pernyataan di antaranya, menolak segala bentuk tawaran oleh pemerintah Indonesia di West Papua.

“Kami mendesak kepada PBB dan Pemerintah Indonesia harus akui hak politik bangsa Papua untuk penentuan nasib sendiri. Dan kami juga mendesak kepada Komisi Tinggi Dewan Hak Asasi Manusia PBB segera melakukan investigasi menyeluruh masalah pelanggaran HAM di Papua Barat,” kata Sebby Sambom.

Sebelumnya, Dandrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, Minggu sore, membenarkan adanya insiden kontak tembak hingga menyebabkan meninggalnya seorang prajurit TNI.

“Kontak senjata terjadi sekitar pukul 11.40 WIT. Korban terkena tembakan di bagian punggung,” kata Iwan Setiawan.

Ia menjelaskan bahwa korban bertugas di Pos Titigi yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya. Kondisi alamnya yang bergunung-gunung.

Jenazah korban sudah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan helikopter milik TNI AU.

beritasatu

Loading...

Panglima TNI: KRI Rigel Temukan Sinyal Pesawat Sriwijaya Air

Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

TNI AL Banyak Temukan Puing, Belum Ada Bongkahan Besar Sriwijaya SJ810