in

Turki Khawatir, Gara Gara Yunai dan Arab Saudi Gelar Latihan Militer

Gambar yang diambil pada 16 November 2015 memperlihatkan jet tempur F-15 milik Arab Saudi mendarat di Pangkalan Khamis Mushayt, sekitar 880 kilometer dari Riyadh.(AFP/FAYEZ NURELDINE)
Gambar yang diambil pada 16 November 2015 memperlihatkan jet tempur F-15 milik Arab Saudi mendarat di Pangkalan Khamis Mushayt, sekitar 880 kilometer dari Riyadh.(AFP/FAYEZ NURELDINE)

Laporan media Yunani tentang niat Arab Saudi untuk mengirim pesawat F-15 ke pangkalan militer Souda di pulau Kreta, Yunani, telah menimbulkan kekhawatiran Turki.

Kekhawatiran tersebut tercermin dari reaksi media lokal Turki sebagaimana dilansir dari Middle East Monitor, Sabtu (9/1/2021).

The Greek City Times mulanya memberitakan berita latihan militer gabungan antara Yunani dan Arab Saudi dalam waktu dekat.

Merespons kabar tersebut, surat kabar Haberler berbicara tentang adanya ancaman ke Turki dan mengindikasikan bahwa pesawat F-15 Arab Saudi akan diterbangkan oleh pilot Yunani.

Sementara itu, surat kabar Turki Zaman melaporkan berita tentang manuver dan rencana pengiriman jet tempur Arab Saudi ke Yunani.

Pengiriman jet tempur itu dinilai sebagai bagian dari kerja sama militer antara Riyadh dan Athena mengingat ketegangan di Mediterania Timur beberapa bulan terakhir.

Yunani dan Siprus telah melakukan beberapa manuver militer sejak musim panas 2020 di Mediterania Timur.

Surat kabar Zaman menulis, kedua negara tersebut bekerja sama dengan sekutunya melawan Turki.

Sementara itu, Athena juga menyelesaikan perjanjian kerja sama militer selama 20 tahun dengan Israel senilai 1,68 miliar dollar AS (Rp 23 triliun).

Zaman menulis, media Yunani mengeklaim bahwa Arab Saudi akan mengirim sejumlah pesawat tempur F-15 ke pangkalan Souda di Kreta, seperti yang diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Hal ini disebabkan kekhawatiran Yunani atas pergerakan Turki di kawasan tersebut, terutama dengan meningkatnya ketegangan antara kedua negara di Laut Aegean dan Mediterania Timur.

Yunani memutuskan untuk bersekutu dengan Arab Saudi. Langkah tersebut diambil Yunani setelah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Perancis, AS, dan Israel.

Zaman menyebut Kerajaan Arab Saudi memiliki armada pesawat F-15 terbesar ketiga di dunia, setelah AS dan Jepang.

KOMPAS

Loading...
Rudal balistik kapal selam yang dipamerkan Korut dalam parade militer terbaru (KCNA via KNS/AFP)

Dalam Parade Militer, Korea Utara Pamer Rudal Kapal Selam Terbaru

Pesawat pembom B-52 Stratofortress Amerika Serikat beroperasi di atas Teluk Persia, Minggu (17/1/2021). Foto/Senior Airman Aaron Larue Guerrisky/US Air Force

Tembakkan Sejumlah Rudal, Pesawat Pengebom B-52 AS Manuver di Teluk setelah Iran