in

Drone MQ-1C Gray Eagle Milik US Army Mendarat Darurat di Niger Utara

Pada tanggal 23 Januari 2021, telah terjadi sebuah insiden yang melibatkan UAV MQ-1C Gray Eagle di Niger Utara.

Foto yang bermunculan di Twitter memperlihatkan Gray Eagle tersebut mendarat darurat di sebuah dataran lapang dengan rerumputan kering. Terlihat juga sebuah misil AGM-114 Hellfire live di pylon kiri Gray Eagle.

Menanggapi foto yang sudah bermunculan, account Twitter US Africa Command mengabarkan bahwa UAV tersebut melaksanakan pendaratan darurat di sekitar Agadez.

Gray Eagle mengalami malfungsi saat sedang menjalankan misi rutin dalam rangka mendukung operasi di kawasan. UAV tersebut saat ini sudah diobservasi dan nantinya malfungsi tersebut akan diinvestigasi.

MQ-1C Gray Eagle adalah varian dari UAV MQ-1 Predator yang dikembangkan bagi US Army. Gray Eagle dimanfaatkan dalam peran RSTA (Reconnaissance, surveillance, and target acquisition), proteksi konvoi, deteksi IED serta dukungan patroli darat lewat penyediaan citra maupun munisi berpemandu.

Sejak 2019, kekuatan US di Niger menerbangkan Gray Eagle dari Niger Air Base 201 yang terletak 5 km tenggara dari Agadez. Kehadiran militer US di Niger ditujukan untuk bekerjasama dengan pihak Niger dalam melawan ancaman keamanan seperti AQ, ISIS serta kelompok-kelompok lokal yang terafiliasi.

Sumber

Loading...
Tentara gadunga dibekuk tni saat hendak jumpai salah satu korban wanitanya (Instagram/ jayalah.negriku)

Modal Pakaian Seragam, TNI Gadungan ini sukses, Perdaya 4 Wanita

AS Akan Menghabiskan Hampir $109 Miliar Untuk Program Pembuatan 12 Kapal Selam Kelas Columbia baru