in

Letjen Ali Hamdan Bogra, Selalu Ingatkan Anak Buah hingga Sopir untuk Sholat

Letjen TNI Ali Hamdan Bogra saat masih berdinas aktif. (Foto: Youtube TNI AD)
Letjen TNI Ali Hamdan Bogra saat masih berdinas aktif. (Foto: Youtube TNI AD)

Nama Letjen (Purn) TNI Ali Hamdan Bogra tentu sangat membekas bagi warga Papau. Semasa dinasnya, bintang di pundak Ali Hamdan Bogra bersinar.

Sebelum mengakhiri masa dinasnya di TNI AD, Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat.

Di kalangan rekan sesama perwira tinggi (pati) TNI AD dan para prajurit, pria kelahiran 6 Januari 1963 Serui, ini dikenal religus, dan taat menjelanakan perintah Agam Islam yang dipeluknya.

Nama Letjen TNI Ali Hamdan Bogra, salah satu putra terbaik yang lahir di Bumi Cenderawasih. Siapa sangka, selain dikenal tegas lagi humoris, jenderal bintang tiga TNI ini ternyata adalah sosok yang sangat religius.

Soal religius dan ketaatan beribadah ini disampaikan anak buahnya Sersan Kepala (Serka) Suroto, Staf Koorsahli Kasad.

Dikutip dari akun Youtube resmi TNI Angkatan Darat, Serka Suroto menjelaskan, Ali Hamdan Bogra kerap mengingatkan kedisiplinan dalam hal beribadah, terutama saat masuk waktunya sholat wajib bagi beragama Islam.

Tanpa sungkan, dia selalu mengingatkan bahkan mengajak anak buahnya untuk melaksanakan sholat begitu suara azan berkumandang. Bahkan, kata Serka Suroto, seorang sopir pun diingatkan untuk sholat.

“Apablila sudah terdengar azan terus tiba waktunya salat, beliau selalu mengingatkan kepada kami ‘Salat, ibadah!’ Pada saat ada pergerakan dari kantor mau keluar, selalu menanyakan ke kami, ‘Sopir sudah salat atau belum?’ Selalu kami diingatkan seperti itu,” ujarnya.

Bukan itu saja. Ali Hamdan Bogra juga dekat dengan pondok pesantren. Setiap ada kesempatan dia akan singgah ke pondok pesantren.

Ali Hamdan Bogra menilai salah satu cara efektif untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan membina hubungan baik dengan organisasi keagamaan. Nah, salah satunya pesantren.

Lulusan Akmil 1987 ini tentu tak melupakan kampung halamannya. Ali Hamdan Bogra berhasil meloloskan dan mengirim 1.000 pemuda untuk mengikuti pendidikian militer.

Dengan program Otonomi Khusus (Otsus), para putra daerah Papua ini bisa mendapat kesempatan untuk menjadi prajurit TNI lewat Sekolah Calon Bintara (Secaba). 

okezone

Loading...
tank militer myanmar di jalanan kota. ©Thet Htoo/AFP

Militer Myanmar Kerahkan Tank Hadapi Pengunjuk Rasa

KKB Papua Tembak Prajurit TNI, Jenderal Kopassus Bergerak ke Intan Jaya