in

Prajurit Kostrad ini Sampai Stroke hingga Lumpuh Usai Disengat 8 Tawon Ndas

Kopral Kepala (Kopka) Ade Casmita mengalami kelumpuhan pasca-disengat tawon ndas saat bertugas. Kopka Ade Casmita adalah anggota Armed Kostrad TNI Angkatan Darat (AD).

Kini Kopka Ade hanya bisa terbaring di tempat tidur dan duduk di kursi roda. Usai tak berdaya, Kopka Ade dirawat oleh istri dan ketiga anaknya di Subang, Jawa Barat (Jabar), mereka bertahan hidup dengan menjual cemilan seblak.

“Pulang latihan di Ambal, bawa Armed 10,” ujar Kopka Ade dengan terbata-bata saat soal awal mula dirinya sakit kepada Kolonel Arm Anang Krisna, seperti yang dilihat detikcom di akun Youtube resmi TNI AD, Senin (1/3/2021).

Kopka Ade menceritakan semula dirinya mendampingi latihan penembakan rudal di Ambal, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng). Dia lalu memasang salah satu alat di atas tower komunikasi.

“Berangkat latihan dari Resimen kita, 3 batalyon. Bawa astros yang terbaru semua. Latihan penembakan rudal, makanya saya pasang repeater. Begitu pasang repeater, (di ketinggian) 70 meter, tower Telkom itu,” cerita Ade.

Saat itu dia melihat sarang tawon ketika hendak berpihak di atas tower. Dia pun berinisiatif menjatuhkan sarang tawon, agar dirinya aman berada di atas tower.

“Begitu sampai atas, dipijakan itu ada tawon ndas, tawon ndas yang besar itu. Saya pikir kalau (sarang tawon ndas) nggak saya jatuhin, saya jatuh sendiri nanti. Makanya saya pegang sarangnya itu, saya jatuhin,” sambung dia.

Setelah menjatuhkan sarang tawon ndas tersebut, seingat Ade, ada 8 ekor tawon ndas menyerangnya. “Tahu-tahu (tawon ndas) ngeroyok, ada sekitar 8 ekor lah. Entupan (sengatan) itu di kepala, badan,” ucap dia.

Meski disengat 8 ekor tawon ndas, Ade masih berupaya turun dari tower dengan selamat. Setelah itu Kopka Ade merasa tak enak badan.

“Sebenarnya sudah nggak fit, cuma dia memaksakan karena tugas. Karena posisi Bapak (Kopka Ade) nggak bisa gantiin lagi sama orang,” timbal Rita, Istri dari Kopka Ade.

“Mau saya bawa ke Kesdim, ‘Ayo kita berobat’, karena badannya sudah nggak enak. ‘Ah nggak ah, nanti aja’ (Rita menirukan omongan Kopka Ade kala itu-red). Tahunya bangun tidur sudah nggak bisa apa-apa, Bapak. Dia (Kopka Ade) teriak-teriak, ‘Kok saya nggak bisa (gerak)’,” imbuh Rita.

Kopka Ade mengalami stroke mendadak. Peristiwa itu terjadi 4 tahun silam.

Kolonel Anang yang merupakan atasan Kopka Ade memberi semangat dengan menyebut Ade adalah kebanggaan pasukannya. Mendengar hal itu, Ade pun menangis.

“Tapi De, ya, harta terbesar yang kamu milki itu: satu, kamu masih punya militansi yang kuat, semangat, semangat untuk hidup, semangat untuk sehat. Yang kedua, kamu masih punya banyak teman, banyak teman, pokoknya kalau kita bilang Ade Casmita itu, pokoknya dalam bayangan kita itu prajurit yang nggak pernah menolak perintah,” ungkap Kolonel Anang yang disambut tangis Kopka Ade.

Detik

Kontak Tembak di Poso, 2 Terduga Teroris MIT Tewas, Satu Prajurit TNI Meninggal

Pesawat tempur Su-35

Pesawat Tempur Su-35 Rusia Tidak Ada dalam Rencana Pembelian Angkatan Udara Indonesia