in

10 Roket Hantam Pangkalan Militer AS di Irak

ilustrasi

Sedikitnya 10 roket menghantam pangkalan militer di Irak Barat, yang menampung pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) Rabu (3/3/2021). Melansir AFP, roket menyerang pangkalan Ain Al-Assad, yang menampung pasukan koalisi memerangi kelompok ISIS.

Juru Bicara Koalisi Kolonel Wayne Marotto mengonfirmasi hal ini dan menyebut serangan terjadi pukul 7.20 pagi waktu setempat. Namun tak ada rincian soal korban.

Pasukan keamanan Irak juga mengatakan 10 roket tipe grad menghantam pangkalan tersebut. Sumber AF menyebut roket itu buatan Iran, model Arash artileri 122 mm, yang sering dipakai untuk menyerang Barat di Irak.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Roket menyerang persis dua hari sebelum Paus Fransiskus datang ke negara itu.

Serangan ini terjadi beberapa hari setelah AS melancarkan serangan balasan ke milisi pro Iran di wilayah Suriah Timur 25 Februari lalu. Penyerangan ini terjadi pasca roket membombardir pangkalan militer yang dipimpin AS di Irak 15 Februari lalu.

Perintah, melansir Reuters, diberikan langsung Presiden AS Joe Biden. Rudal menyerang kelompok Hizbullah dan Sayyid al-Shuhada.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan AS marah akibat serangan baru-baru ini di Irak. Ia menegaskan AS akan meminta pertanggungjawaban Iran.

“Apa yang tidak akan kami lakukan adalah mengecam dan mengambil risiko eskalasi yang terjadi di tangan Iran dan berkontribusi pada upaya mereka untuk lebih mengguncang Irak,” kata Price kepada wartawan.

cnbc

Loading...

Ada Militer AS dan Prancis, China Akan Latihan Militer Satu bulan Penuh di Laut China Selatan

Sedang Update Starategi, Israel Siap Serang Iran Sendirian